Total Tayangan Laman

Sabtu, 08 Januari 2011

Pemprov Sulsel Sediakan Bank Darah

Selasa, 08 Februari 2011



PEMERINTAH
Provinsi Sulsel melalui Dinas Kesehatan Sulsel membuka unit pelayanan darah berupa Bank Darah Rumah Sakit.
"Bank darah itu berkedudukan di RS Pelamonia, Makassar," jelas Kepala Dinas kesehatan Sulsel, dr H Rachmat latief SpPD Mkes FINASIM di Makassar, Kamis (23/9).
Bank darah itu untk mendukung peningkatan pelayanan dari program kesehatan gratis yang dicanangkan Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo.
Untuk menunjang program Bank Darah Rumah Sakit tersebut, Dinkes Sulsel bekerja sama dengan Kesdam VII Wirabuana.
Program bank darah yang bersinergi dengan pihak tentara nasional itu didukung oleh Kakesdam, Kakes Makoops SAU II dan Kadiskes Lantamal.
"Kerja sama strategis yang diharapkan terutama terkait dengan peningkatan perolehan donor darah sukarela khususnya di jajaran TNI dan teknik operasional BDRS Pelamonia," tambahnya.
Rachmat menambahkan, Dinkes Sulsel memprogramkan bahwa semua RS baik pemerintah maupun swasta memiliki unit pelayanan darah.
Hal itu lebih khusus dalam rangka menunjang pelayanan darah sistem tertutup dan penurunan angka kematian ibu akibat perdarahan di Sulsel.
Penyediaan darah transfusi yg dilaksanakan oleh UPTD Transfusi Darah Dinkes Sulsel merupakan penyediaan darah khususnya bagi masyarakat yg menggunakan pelayanan kesehatan gratis di bidang transfusi darah dan merupakan program Bapak Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Selatan.(adv/fir)

tugas utama uptd transfusi darah
* Pelayanan transfusi darah bagi masyarakat Sulsel khususnya pemilik kartu Jamkesmas dan Jamkesda
* Melaksanakan pendidikan/pelatihan/magang bagi petugas kesehatan terutama dibidang pelayanan transfusi darah di KTI
* Melaksanakan monitoring/evaluasi dan pembinaan terhadap unit transfusi darah cabang PMI, unit transfusi darah rumah sakit dan bank darah rumah sakit Kab/Kota se-Sulsel

indikator kesehatan di sulsel
(Mei 2010 dibanding 2009)
* Kematian ibu: Turun dari 114 kasus menjadi 37 kasus
* Kematian balita: Turun dari 124 kasus menjadi 55 kasus
* Keatian bayi: Turun dari 194 kasus menjadi 86 kasus (Juni 2010)
* Kematian neonatal: Turun dari 630 kasus menjadi 265 kasus

Percontohan dan Pertama di Indonesia

UNIT
Transfusi Darah Prov Sulsel merupakan UPTD dalam lingkup Dinas Kesehatan yang dibentuk berdasarkan SK Gubernur Sulawesi Selatan No 1 Tahun 2003.
"Unit ini merupakan unit transfusi darah pertama di Indonesia di bawah naungan Pemerintah Daerah," jelas Kepala UPTD Transfusi Darah Dinkes Sulsel dr Kusriny A Pasinringi MMR.
UPTD Transfusi Darah Dinkes Sulsel merupakan pilot project (percontohan) Kementrian Kesehatan.
"Provinsi lain mengadopsi bentuk organisasi Unit Transfusi Darah di Sulsel sesuai dengan PP 18 thn 1980," jelas Kusriny.
PP 18/1980 tentang Transfusi Darah menjelaskan Pengelolaan dan pelaksanaan usaha transfusi darah ditugaskan kepada Palang Merah Indonesia atau Instansi lain yang ditetapkan oleh Menteri Kesehatan (Bab IV, pasal 6, ayat 1).(adv)

tips hidup bersih dan sehat
Makanan Terbaik dan Terburuk Versi WHO

BADAN
Kesehatan Dunia (WHO) belum lama ini mengumumkan tentang makanan yang terbaik dan makanan yang paling buruk pada symposium ke-113. Pola makan yang tidak sehat merupakan penyebab utama timbulnya bermacam penyakit non infeksi (tidak menular) termasuk beberapa jenis kanker.
Dalam symposium tersebut, WHO merekomendasikan golongan makanan yang terbaik. Meliputi pengendalian asupan lemak jenuh dan menggantikan dengan lemak tak jenuh, banyak makan sayur, buah, kacang kacangan , makanan kasar dan lainnya.
Terbaik
Buah Terbaik: Pepaya, strawberry, orange, jeruk kupas, kiwi, mangga, plum, kesemek dan semangka
Sayur Terbaik: Ketela kuning, asparagus, lettuce, brokoli, seledri, terong, bit, wortel, kolumbi, xuelihong (sejenis sawi ijo), sawi putih
Daging terbaik: Daging angsa mirip dengan minyak zaitun, bermanfaat untuk jantung. Daging angsa mendapat predikat sumber protein terbaik.
Makanan tersehat untuk proteksi otak: Pocai (soinancia oleracea), kucai, labu merah, onion, kembang kol, kacang polong, tomato, wortel, sawi putih kecil, daun bawang, seledri, he tau, kacang tanah, jambu mente, biji tusam, biji apricot, kedelai, beras kasar/tuton, hati babi
Tim/sup terbaik: Tim ayam terbaik, terutama tim ayam betina dapat mencegah flu, radang tenggorokan, sesuai untuk konsumsi musim salju dan musim semi
Terburuk
Gorengan: Bila dikonsumsi secara regular dapat menyebabkan kegemukan, mengakibatkan hyperlipitdema dan sakit jantung korener.
Makanan kalengan: Karena kandungan proteinnya telah mengalami perubahan sifat hingga
penyerapannya diperlambat.
Makanan asinan: Kadar garam tinggi dapat merusak selaput lendir lambung dan usus. Bahaya hipertensi sangat kuat.
Makanan dari daging berlemak dan jeroan: Pencetus penyakit jantung.
Olahan Keju: Menyebabkan penambahan berat badan hingga gula darah meninggi.
Mi instant: Menyebabkan beratnya beban ginjal, meningkatkan tekanan darah dan penyakit jantung
Makanan dipanggang/dibakar: Mengandung zat penyebab kanker
Sajian manis beku: Menyebabkan obesitas dan mempengaruhi usus
Manisan kering: Menyebabkan tekanan darah tinggi dan memberatkan kerja ginjal.(adv)


Sumbert : http://firmandena.blogspot.com

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar