Makassar (ANTARA News) - Pembangunan stadion sepak bola dan Gedung
Olahraga Barombong berkapasitas 40 ribu penonton di Makassar, Sulsel,
akan diresmikan pada 2013.
Wakil Ketua Komite Nasional Pembangunan Stadion Sepak Bola Barombong, Syarief Burhanuddin, di Makassar, Senin, mengatakan pembangunan stadion tersebut sesuai dengan Peraturan Daerah Nomor 6 tahun 2006 tentang rencana tata ruang dan rencana wilayah kawasan olahraga di Sulsel.
Tahap awal pembangunan akan diselesaikan seluas enam hektare terdiri atas gedung stadion empat hektare dan 2,75 hektare kawasan pendukung dari total luas keseluruhan kawasan olah raga 300 hektare.
"Pembangunan menggunakan anggaran Kementerian Pemuda dan Olahraga dalam bentuk komite sebesar Rp150 miliar terdiri atas gedung Rp100 miliar dan fasilitas Rp50 miliar," jelas dia yang juga merupakan Kepala Dinas Tata Ruang dan Permukiman Provinsi Sulsel.
Dana awal pembangunan lapangan olahraga sebesar Rp15 miliar ditambah APBD perubahan untuk pembangunan bagian tribun penonton. "2013 diresmikan dan saingannya hanya Senayan," ujarnya.
Total luas lahan pengembangan kawasan olah raga tersebut 67.500 meter persegi terdiri atas 55.500 meter persegi darat dan reklamasi 12.034 meter persegi sebagai kawasan olahraga terpadu darat dan laut.
Dua hektare lahan merupakan bantuan dari PT Gowa Makassar Tourism Development (GMTD) sebagai pemilik hak kuasa sebagian besar lahan di kawasan tersebut.
Jalan masuk kawasan terdiri atas dua jalur yang terbagi dalam empat empat lajur dengan lebar jalan 40 meter lengkap dengan area parkir berkapasitas 2000 kendaraan.
Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo mengatakan, stadion ini akan menjadi stadion sepak bola terbaik setelah Senayan sebagai alternatif lokasi penyelenggaraan kegiatan olah raga selain Stadion Sepak Bola dan Gedung Olahraga Mattoangin.
"Kita yakinkan 2011 kita bisa lihat ini," ujarnya sebelum peletakan batu pertama pembangunan.
Peletakan batu pertama stadion yang dibangun tepat dipinggir pantai Barombong juga diikuti dengan penanaman 100 pohon. (T.KR-RY/T009)
Wakil Ketua Komite Nasional Pembangunan Stadion Sepak Bola Barombong, Syarief Burhanuddin, di Makassar, Senin, mengatakan pembangunan stadion tersebut sesuai dengan Peraturan Daerah Nomor 6 tahun 2006 tentang rencana tata ruang dan rencana wilayah kawasan olahraga di Sulsel.
Tahap awal pembangunan akan diselesaikan seluas enam hektare terdiri atas gedung stadion empat hektare dan 2,75 hektare kawasan pendukung dari total luas keseluruhan kawasan olah raga 300 hektare.
"Pembangunan menggunakan anggaran Kementerian Pemuda dan Olahraga dalam bentuk komite sebesar Rp150 miliar terdiri atas gedung Rp100 miliar dan fasilitas Rp50 miliar," jelas dia yang juga merupakan Kepala Dinas Tata Ruang dan Permukiman Provinsi Sulsel.
Dana awal pembangunan lapangan olahraga sebesar Rp15 miliar ditambah APBD perubahan untuk pembangunan bagian tribun penonton. "2013 diresmikan dan saingannya hanya Senayan," ujarnya.
Total luas lahan pengembangan kawasan olah raga tersebut 67.500 meter persegi terdiri atas 55.500 meter persegi darat dan reklamasi 12.034 meter persegi sebagai kawasan olahraga terpadu darat dan laut.
Dua hektare lahan merupakan bantuan dari PT Gowa Makassar Tourism Development (GMTD) sebagai pemilik hak kuasa sebagian besar lahan di kawasan tersebut.
Jalan masuk kawasan terdiri atas dua jalur yang terbagi dalam empat empat lajur dengan lebar jalan 40 meter lengkap dengan area parkir berkapasitas 2000 kendaraan.
Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo mengatakan, stadion ini akan menjadi stadion sepak bola terbaik setelah Senayan sebagai alternatif lokasi penyelenggaraan kegiatan olah raga selain Stadion Sepak Bola dan Gedung Olahraga Mattoangin.
"Kita yakinkan 2011 kita bisa lihat ini," ujarnya sebelum peletakan batu pertama pembangunan.
Peletakan batu pertama stadion yang dibangun tepat dipinggir pantai Barombong juga diikuti dengan penanaman 100 pohon. (T.KR-RY/T009)
Sumber : http://antara-sulawesiselatan.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar