Senin, 21 Pebruari 2011 01:51
MAKASSAR– Pemprov Sulsel dan pemerintah Korea Selatan (Korsel)
menjajaki kemungkinan kerjasama pengiriman tenaga perawat ke Negeri
Ginseng tersebut.
Rumah sakit di negeri tersebut masih kekurangan sekitar 10.000
tenaga medis. Saat ini,rombongan pemprov yang dipimpin langsung
Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo berada di Korsel dan telah
membicarakan rencana kerjasama ini. Syahrul mengungkapkan, Korsel saat
ini membutuhkan sebanyak 16.000 perawat serta tenaga medis. Sementara
di Korea sendiri jumlah perawat yang tersedia hanya sebanyak 5.000
orang. “Di Korsel ini kami dalam proses pembicaraan dengan pemerintah K
untuk mensuplai perawat dari Sulsel. Kita perlu jadikan Sulsel sebagai
teman Korea yang baik,” kata Syahrul dalam pesan singkatnya yang
dikirim ke wartawan kemarin.
Selain menjajaki kerjasama pengiriman perawat,pemprov juga tengah
berusaha mengundang sejumlah financier asal Korea untuk menanamkan
sahamnya di Sulsel. Mantan Bupati Gowa dua periode ini
menyebutkan,Korsel merupakan negara yang stabil dengan ilmu pengetahuan
serta teknologinya yang berkembang dengan baik. Olehnya itu,undangan
pemerintah Korea tersebut akan dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk
bekerjasama dengan negara yang pernah menjadi tuan rumah Piala Dunia
ini. Sejumlah pejabat yang ikut dalam rombongan Gubernur tersebut
masing-masing Asisten II Pemprov Amal Natsir, Kepala Dinas Tata Ruang
dan Pemukiman (Distarkim) Sulsel Syarief Burhanuddin, Kepala Dinas Bina
Marga Abdul Latief, Kepala PSDA Sulsel Soeprapto Budisantoso,Kepala
Badan Pembangunan Daerah (Bappeda) Tan Malaka Guntur, serta Kepala
Dinas Koperasi dan UKM Muh Yamin.
Keberangkatannya itu juga dimanfaatkan untuk mempelajari
perkembangan kota serta teknologi Korsel yang dinilai sangat luar biasa
sekarang ini.Korea bahkan dianggap bisa menyaingi Jepang dalam
pembuatan teknologi yang mendunia. “Perkembangan teknologi di sini
sangat luar biasa. Kalau kita berada di daratan Korea,kita melihat 90%
masyarakatnya memakai produk buatan Korea,”ujarnya. Sebelumnya, Kepala
Biro Humas dan Protokol Pemprov Sulsel Agus Sumantri
menyebutkan,kunjungan kerja Gubernur ini untuk menghadiri undangan
Pemerintah Korsel untuk menjajaki dan mengajak financier setempat untuk
mendukung pertumbuhan ekonomi Sulsel. Dia mengatakan,keberangkatan
rombongan Gubernur ini untuk mengajak financier agar bersedia membangun
pabrik dan industri di Sulsel.
Selain itu, rombongan ini juga akan menandatangani memori οf bargain
(MoU) dengan salah satu pengusaha di Korsel. Pada bulan Maret
mendatang, pengusaha Korsel ini juga akan melakukan kunjungannya ke
Sulsel untuk merealisasikan MoU.
Sumber : http://narendrakrida.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar