MAKASSAR -- Pemerintah Provinsi (pemprov) Sulsel akan membentuk tim taksasi untuk menafsir nilai Benteng Somba Opu. Tim tersebut akan bekerja independen menentukan nilai Benteng Somba Opu agar nilai kontribusi yang didapatkan pemerintah daerah dan investor seimbang.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Sulsel Suaib Malombasi mengatakan, tim ini nanti akan berkerja setelah mendapat surat penugasan dari Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo. Tim ini segera bekerja karena setelah susunan komposisinya selesai.
"Tim berasal dari Jakarta dari Kementerian Pariwisata dan Kebudayaan dan unsur lain seperti tim akademis," kata Suaib saat dikonfirmasi kemarin.
Tim taksasi independen ini perlu dibentuk dengan alasan Benteng Somba Opu merupakan situs sejarah. Ada nilai ekonomi yang mesti ditafsir sehingga pemerintah daerah baik Sulsel, Kabupaten Gowa dan pihak investor mendapat porsi nilai.
PT Mira Mega Wisata milik Zenal Tayyeb sebagai investor tak keberatan karena memang ada aturan yang mengaturnya. Komunikasi pun telah dijalin jauh sebelum PT MMW menyatakan minat berinvestasi di Sulsel.
Suaib juga mengatakan dimungkinan Pemprov Sulsel atau Pemkab Gowa memiliki wakil duduk ssebagai komisaris dari perusahaan yang nantinya akan mengelola Gowa Discovery Park (GDP). Tim taksasi independen ini pula yang menentukan berapa nilai pasar yang layak untuk GDP dan nantinya menentukan kontribusi masuk di area rekreasi tersebut. (aci)
Sumber :www.fajar.co.id/Senin, 02 Mei 2011
Tidak ada komentar:
Posting Komentar