Gubernur
Sulsel, Syahrul Yasin Limpo
MAKASSAR, TRIBUN-TIMUR.COM -
Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Syahrul Yasin Limpo mengistruksikan
aparat satuan polisi pamong praja (Satpol PP) memaksimalkan pengamanan
di kantor pemerintahan, rumah jabatan (rujab), serta fasilitas umum yang
dikelola pemerintah provinsi (pemprov).
"Kasih bagus pengawalan. Push semua, maksimalkan pengamanan. Mereka harus ada handy talkie agar komunikasi mudah. Segera usulkan, kalau perlu 20 unit utamanya mereka yang rutin terlibat pengawalan. Segera lakukan, ini perintah," kata Syahrul dihadapan Kepala Satpol PP Pemprov Sulsel Muh Iqbal, di kantor Gubernur Sulsel, Makassar, Rabu (25/5).
Iqbal dipanggil menghadap mantan Bupati Gowa dua periode ini di sela-sela inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan disejumlah unit kerja di kantor Gubernur.
Sehari sebelumnya, tim Jihandak Gegana Brimob Polda Sulsel meledakkan paket mencurigakan di belakang Rumah Jabatan Gubernur, Jl Sungai Tangka, Makassar. Belakangan diketahui paket itu hanya berisi obat hirup hidung serta benda bertuliskan DPRD Kabupaten Klaten.(*)
"Kasih bagus pengawalan. Push semua, maksimalkan pengamanan. Mereka harus ada handy talkie agar komunikasi mudah. Segera usulkan, kalau perlu 20 unit utamanya mereka yang rutin terlibat pengawalan. Segera lakukan, ini perintah," kata Syahrul dihadapan Kepala Satpol PP Pemprov Sulsel Muh Iqbal, di kantor Gubernur Sulsel, Makassar, Rabu (25/5).
Iqbal dipanggil menghadap mantan Bupati Gowa dua periode ini di sela-sela inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan disejumlah unit kerja di kantor Gubernur.
Sehari sebelumnya, tim Jihandak Gegana Brimob Polda Sulsel meledakkan paket mencurigakan di belakang Rumah Jabatan Gubernur, Jl Sungai Tangka, Makassar. Belakangan diketahui paket itu hanya berisi obat hirup hidung serta benda bertuliskan DPRD Kabupaten Klaten.(*)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar