MAKASSAR, TRIBUN-TIMUR.COM -- Perbankan akan mendorong kredit di sektor
pertanian
dan infrastruktur di Sulawesi Selatan (Sulsel).
Kepala Bank Indonesia (BI) Makassar Lambock Antonius Siahaan, Jumat (20/05/2011), mengatakan hal tersebut menjadi pembahasan dalam pertemuan Perhimpunan Bank Nasional (Perbanas) dengan Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo.
Lambock menambahkan sejauh ini capaian ekonomi Sulsel dalam beberapa tahun terakhir ini mengalami peningkatan seperti angka LDR yang meningkat 124,08 persen serta pertumbuhan kredit yang meningkat.
"Meski sudah meningkat memang kita tidak boleh puas. Bapak Gubernur banyak memberi banyak inspirasi kepada kita," jelas Lambock di Rumah Jabatan (Rujab) Gubernur Sulsel, Makassar.
"Yang saya tangkap ada dua hal yang utama yakni dalam mendukung sektor pertanian, jadi bagaimana perbankan bisa memfasilitasinya serta dukungan untuk sektor infrastruktur," ujarnya melanjutkan.
Menurutnya, pembicaraan dukungan perbankan itu akan dilakukan secara teknis dalam pertemuan antara gubernur dan sejumlah bupati se-Sulsel dengan petinggi perbankan di daerah ini dalam waktu dekat ini.
Peningkatan kredit di Sulsel meningkat hingga 25 persen di tahun 2010 mencapai Rp 46,5 triliun. Pihaknya menargetkan angka tersebut kembali meningkat di atas 20 persen di tahun 2011 ini.
"Sejauh ini kredit di sektor pertanian memang masih relatif lebih kecil kalau di sektor hulu. Tetapi pertanian juga melingkupi sektor perdagangan dan industri. Jadi kalau dijumlah total secara keseluruhan cukup besar juga," jelas Lambock usai pertemuan.
Kepala Bank Indonesia (BI) Makassar Lambock Antonius Siahaan, Jumat (20/05/2011), mengatakan hal tersebut menjadi pembahasan dalam pertemuan Perhimpunan Bank Nasional (Perbanas) dengan Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo.
Lambock menambahkan sejauh ini capaian ekonomi Sulsel dalam beberapa tahun terakhir ini mengalami peningkatan seperti angka LDR yang meningkat 124,08 persen serta pertumbuhan kredit yang meningkat.
"Meski sudah meningkat memang kita tidak boleh puas. Bapak Gubernur banyak memberi banyak inspirasi kepada kita," jelas Lambock di Rumah Jabatan (Rujab) Gubernur Sulsel, Makassar.
"Yang saya tangkap ada dua hal yang utama yakni dalam mendukung sektor pertanian, jadi bagaimana perbankan bisa memfasilitasinya serta dukungan untuk sektor infrastruktur," ujarnya melanjutkan.
Menurutnya, pembicaraan dukungan perbankan itu akan dilakukan secara teknis dalam pertemuan antara gubernur dan sejumlah bupati se-Sulsel dengan petinggi perbankan di daerah ini dalam waktu dekat ini.
Peningkatan kredit di Sulsel meningkat hingga 25 persen di tahun 2010 mencapai Rp 46,5 triliun. Pihaknya menargetkan angka tersebut kembali meningkat di atas 20 persen di tahun 2011 ini.
"Sejauh ini kredit di sektor pertanian memang masih relatif lebih kecil kalau di sektor hulu. Tetapi pertanian juga melingkupi sektor perdagangan dan industri. Jadi kalau dijumlah total secara keseluruhan cukup besar juga," jelas Lambock usai pertemuan.
Sumber : http://makassar.tribunnews.com/2011/05/20
Tidak ada komentar:
Posting Komentar