Total Tayangan Halaman

Jumat, 06 Mei 2011

Sulsel Menuju Swasembada

MAKASSAR,UPEKS --Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Holtikultura Sulsel terus meningkatkan jumlah produksi tanaman dan bio farmakan, salah satunya kentang. Diharapkan ke depan Sulsel menjadi daerah swasembada kentang. Kepala seksi sayuran dan Bio Farmakan Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Holtikultura Memmy Lamahang mengungkapkan, sepanjang 2010 produksi kentang di tahun 2010 mencapai 15.525 ribu ton. Jumlah itu diperoleh dari areal tanam seluas 1.308 hektar berasal dari 24 kabupaten. "Saat ini kami terus memacu produksi kentang dengan penambahan luas areal tanam. Untuk luas areal tanam diprediksi akan mengalami penambahan sekitar 1.236 hektar, " ujarnya. Untuk rencana sasaran produksi kentang 2011, diharapkan mencapai 38.160 ribu ton. Jumlah itu diharapkan diperoleh dari kabupaten yang telah ditetapkan sebagai daerah produksi kentang terbesar Sulsel, yakni Bantenag, Jeneponto, Sinjai, Enrekang,Sinjai, Luwu Utara,Tana Toraja, dan Toraja Utara. "Adanya teknologi penanaman yang diterapkan saat ini, diyakini akan dapat meningkatkan jumlah produksi kentang di Sulsel. Dengan demikian akan menjadikan Sulsel sebagai salah satu daerah di KTI yang memiliki jumlah produksi terbesar dengan mutu kentang yang baik,"katanya. Dijelaskan Memmy Lamahang, kendati masih tetap mengimpor bibit kentang dari luar Sulsel, pihaknya tetap berupaya melakukan berbagai inovasi untuk meningkatkan produksi kentang. Dia mengakui saat ini bibit kentang masih memanfaatkan bantuan bibit kentang sebanyak 63 ton dari dua produk yakni G2 dan G3, yang dialokasikan dari bantuan APBN. 
Sumber;www.ujungpandangekspres.comJumat, 06-05-2011

Tidak ada komentar:

Posting Komentar