Rabu, 29 Juni 2011 | 01:09:10 WITA | 496 HITS
Kadin Minta Bank Restrukturisasi Kredit
Kadin Minta Bank Restrukturisasi Kredit
| Dok/Fajar
Syahrul Yasin Limpo |
MAKASSAR -- Kebakaran yang terjadi
di Pasar Sentral (Makassar Mall) membuat Syahrul Yasin Limpo kaget.
Gubernur Sulsel ini langsung berkoordinasi dengan Wali Kota Makassar
Ilham Arief Sirajuddin begitu kabar duka itu diterima dari tanah air.
"Alhamdulillah, karena darurat, koordinasi dengan Pak Wali terpaksa
kami lakukan dengan telepon," sebut Syahrul di Medinah, kemarin seperti
dilaporkan wartawan FAJAR Yusuf Said.
Syahrul mengaku sudah menginstruksikan agar kebakaran itu bisa
segera diisolasi. Jangan sampai, kata dia, merembes ke mana-mana hingga
kerugian makin banyak.
Syahrul berpesan kepada Ilham agar bisa secepatnya memikirkan
lokasi alternatif, agar pedagang bisa tetap berjualan. "Saya belum bisa
menyebut lokasi mana di Makassar yang tepat sebagai alternatif, tapi
saya berharap ini harus ada jalannya," kata Syahrul.
Malam tadi, Syahrul sudah bertolak dari Jeddah ke Jakarta untuk
melanjutkan penerbangan langsung ke Makassar. Agenda utama Syahrul
ketika tiba adalah memikirkan upaya recovery sistematis bagi
pasar Sentral dan pedagang.
“Sangat dibutuhkan upaya alternatif yang cepat. Apalagi Pasar Sentral
Makassar ini menjadi salah satu penopang roda ekonomi Kawasan Timur
Indonesia di samping Pasar Butung yang juga sudah terbakar,” ujarnya.
Sayang, Syahrul menolak berkomentar lebih jauh tentang dugaan penyebab
kebakaran. "Saya belum mau sampai ke sana. Tapi, saya sudah meminta
bantuan aparat kepolisian turun melakukan penyelidikan," kata dia.
Restrukturisasi Kredit
Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Amirullah Abbas meminta
agar perbankan merestrukturisasi kredit para pedagang yang menjadi
korban kebakaran Pasar Sentral (Makassar Mall).
"Jumlah mereka (pedagang) sangat banyak. Sebagian besar
menggunakan modal perbankan. Karena itu kami harap ada kebijaksanaan
dari bank mitra mereka," jelas Ketua Kadin Makassar Amirullah Abbas,
kemarin.
Menurut dia, beberapa bulan ke depan para pedagang tersebut
akan mengalami kesulitan cash flow karena usaha mereka tidak
berjalan. "Ini adalah bencana dan harus kita pahami," ucapnya.
Selain meminta agar ada kebijaksanaan dari perbankan,
Amirullah juga mendesak agar pemerintah segera membuat lokasi sementara
bagi para pedagang agar bisa beraktivitas. "Dampak dari bencana
kebakaran itu bukan hanya pengusahanya, tetapi juga karyawannya. Ini
perlu segera dicarikan solusi oleh pemerintah berupa tempat jualan
sementara," kata Amir.
Menurut Amir, penyediaan lokasi sementara penting karena
pengusaha ini memberikan kontribusi yang besar terhadap perekonomian di
Kota Makassar. "Karena tempat usaha mereka ludes, praktis tidak
perputaran ekonomi Kota Makassar sedikit banyaknya akan terganggu. Ini
harus diantisipasi agar tidak mengganggu program pertumbuhan yang sudah
dicanangkan di awal tahun," urai Amir.
Kepada pihak asuransi, dia meminta agar
melakukan penghitungan secara cermat dan segera membayar klaim kepada
pedagang yang memang tercover oleh asuransi. "Asuransi jangan lagi
mempersulit pengusaha. Kalau memang tercover segera bayarkan klaim
mereka agar bisa kembali menjalankan usahanya," tandasnya. (asw)
Sumber : http://www.fajar.co.id
Tidak ada komentar:
Posting Komentar