Total Tayangan Halaman

Selasa, 12 Juli 2011

Dirjen Dikti "Dibakar" di Acara Pembukaan

Senin, 11-07-2011

Gubernur Sebut UMI Favorit 10 Besar di Indonesia
MAKASSAR, BKM -- Direktur Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi (Dirjen Dikti), Prof Dr Djoko Santosa membuka secara resmi pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Mahasiswa Nasional XII di Lapangan Kampus II Universitas Muslim Indonesia (UMI) Jl Urip Sumohardjo, Makassar, Minggu (10/7).

Pembukaan ditandai pemukulan gendang oleh Djoko Santosa didampingi Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo, Rektor UMI Prof Dr Masrurah Mokhtar dan Kapolda Sulsel Irjen Pol Johny Wainal Usman.
Rencananya, pembukaan MTQ ini akan dilakukan Menteri Pendidikan Nasional Prof Muh Nuh. Namun karena tiba-tiba mempunyai agenda untuk mendampingi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Bali, acara pembukaan diwakilkan kepada Dirjen Dikti.
Di sela acara pembukaan, Djoko Santoso sempat kagum dengan salah satu pengisi acara yakni pepe' pepeka ri Makka, sebuah tarian tradisional yang menggunakan media api. Djoko bahkan sempat didaulat untuk 'dibakar' oleh para penari yang kesemuanya kaum pria.
Dalam sambutannya, Djoko mengaku salut dengan kemeriahan kegiatan MTQ di Makassar. Ia berpesan kegiatan ini bisa menjadi ajang saling silaturahmi antar mahasiswa Islam.
"Para peserta diharapkan bisa mengeluarkan kemampuannya dengan maksimal. Tunjukkan prestasi sebaik mungkin," ujarnya.
Sementara itu, Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo berharap, dengan MTQ Mahasiswa Nasional di Makassar bisa memberikan pencerahan kepada nusantara untuk melihat Sulsel lebih dekat. Termasuk melihat kampus UMI Makassar yang masuk dalam 10 perguruan tinggi (PT) terfavorit di Indonesia.
"Kita harapkan semua masyarakat nusantara melihat UMI dan Sulsel lebih dekat. Termasuk melihat Makassar sebagai kota yang ramah. Tidak seperti yang terlihat di media elektronik dan media massa," ungkapnya.
Di tempat yang sama, Koordinator Bidang Informasi dan Komunikasi Zakir Sabara mengatakan, peserta (kafilah) dan official telah masuk pemondokan di Asrama Haji Sudiang sejak Jumat (8/7) dan telah diregistrasi panitia. Jumlah lomba yang dipertandingkan 11 jenis.
"Semua peserta yang datang dijemput di bandara, gratis pemondokan. Makan dan akomodasi ditanggung panitia. Rata-rata peserta yang datang bervariasi mengikuti lomba," tambahnya.
Sebelumnya, Ketua Panitia Kegiatan MTQ, Prof Dr Achmad Gani menuturkan jumlah pengamanan yang diterjunkan untuk kegiatan ini sebanyak 178 personel. Terdiri dari Brimob Polda Sulselbar, Polrestabes, Patroli Motor dan Satuan Pengamanan Kampus.
MTQ yang berlangsung 10-15 Juli ini diikuti 107 perguruan tinggi se-Indonesia dengan 1.353 peserta dan official. 
Sumber : http://www.beritakotamakassar.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar