MAKASSAR, UPEKS- Menjelang bulan Ramadan dalam waktu dekat ini, beberapa
kalangan tengah sibuk menyusun program terkait masalah-masalah yang
sering terjadi saat Ramadan berlangsung, seperti kenaikan harga dan stok
bahan.
Untuk mengantisipasi terjadinya lonjakan harga, Pemerintah
Provinsi Sulawesi Selatan akan menggelar pasar murah di lima daerah
termasuk, Kota Makassar.
Pasar murah khusus Sembilan bahan pokok (sembako) ini akan
dipusatkan di kawasan perumahan padat penduduk dan permukiman warga
miskin.
Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Pemprov Sulawesi Selatan,
Amal Natsir mengatakan, Pemprov. Sulawesi Selatan menjamin, harga yang
ditawarkan 10 persen lebih murah dibandingkan harga normal.
"Pasar murah akan digelar dua kali, yakni awal Ramadan dan jelang Lebaran, "ujarnya di Makassar, belum lama ini.
Pasar murah ini, lanjutnya, juga akan digelar di dua titik di setiap
daerah, yang akan berlangsung selama tiga hari serta pasar murah ini
akan menjadi agenda nasional. Khusus di Kota Makassar, kemungkinan akan
digelar di Kecamatan Mariso dan Kecamatan Tallo yang termasuk padat
penduduk.
Namun, pasar murah ini akan berpindah tempat sesuai kebutuhan. Empat
daerah lain yang ditunjuk menjadi penyelenggara pasar murah, yakni Kota
Parepare, Kota Palopo, Kabupaten Bone dan Kabupaten Bulukumba. "Sedang
untuk memenuhi kebutuhan sembako khususnya beras, Pemerintah telah
menyediakan stok beras 500 ton dan akan ditambah sesuai kebutuhan,
"terangnya.
Dalam waktu dekat ini, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sulawesi
Selatan akan melakukan rapat terkait stok kebutuhan pokok jelang
Ramadhan di Sulawesi Selatan. Rapat ini adalah rapat pemantauan untuk
melihat sejauh mana stok kebutuhan pokok.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar