MAKASSAR– Kejuaraan Kempo Indonesia Terbuka 2011 yang dirangkaikan
dengan kualifikasi Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII/2012 resmi dibuka
Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo di GOR Sudiang,kemarin.
Kejuaraan yang diikuti 645 atlet
tersebut,akan memperebutkan 69 medali dari 23 nomor yang dipertandingkan
di kejuaraan ini. Di nomor randori,panitia membuka tujuh nomor putra
dan delapan nomor putri.Sedangkan di nomor embu,dibuka tiga nomor untuk
putra dan putri serta dua nomor di embu campuran.Kejuaraan kempo pertama
di Makassar ini,juga dianggap sebagai kejuaraan terbesar kempo yang
pernah ada di Indonesia.
Ketua Umum PB Persaudaraan Bela Diri
Kempo Indonesia (Perkemi),Kusumo A Martoredjo mengatakan,kejuaraan yang
akan berlangsung sampai 24 Juli tersebut merupakan kejuaraan kempo
terbesar yang pernah ada di Indonesia.“Ini kejuaraan terbesar yang
pernah ada selama ini,karena diikuti oleh lebih dari 600 orang peserta.
Event
ini dikuti 32 provinsi di Indonesia,dan tiga negara Asean yang akan
mengikuti eksebisi sebelum SEA Games November mendatang,”kata Kusumo.
Menurutnya, rencananya kejuaraan tersebut akan diikuti oleh enam negara
Asean. Namun tiga negara berhalangan datang,sehingga hanya diikuti tiga
negara Asean yakni Laos,Kamboja,dan Brunei Darussalam.
Ketua
Panitia Hasir Cenne mengatakan, ketiga negara Asean lainya batal untuk
mengikuti kejuaraan tersebut yakni Malaysia, Vietnam dan Timor
Leste.Sampai hari terakhir pendaftaran,panitia tak menerima konfirmasi
lagi dari tiga negara tersebut. “Padahal,rencananya mereka juga akan
terlibat dalam kejuaraan ini. Tetapi sampai hari terakhir,mereka tak ada
konfirmasi sampai pembukaan ini,” katanya kemarin.
Brunei
Darussalam menurunkan 15 orang atletnya untuk mengikuti eksebisi di
kejuaraan ini.Sedangkan Kamboja mengirim tujuh orang atlet serta Laos
mengirimkan 11 orang atletnya ke Makassar.Kehadiran para atlet dari
negara lain tersebut diharapkan akan menjadi ajang untuk mengasah
kemampuan atlet lokal yang ada.
Sekretaris Kempo Sulsel Bonai
Syam mengatakan,kehadiran para atlet tersebut akan jadi ajang untuk
terus mengasah kemampuan dan pengalaman bertanding para atlet.“Ini akan
jadi pengalaman bertanding tersendiri bagi atlet,ini akan terus menguji
kemampuan atlet kita dan menambah jam terbangnya dalam
bertanding,”katanya. ● jumardin akas
Tidak ada komentar:
Posting Komentar