Total Tayangan Halaman

Senin, 11 Juli 2011

Pemprov Gandeng REI Sinergiskan Pembangunan

Senin, 11 Juli 2011 | 23:59:02 WITA | 20 HITS
MAKASSAR, FAJAR -- Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo mengajak REI bersinergi dalam membangun daerah. Hal itu disampaikan Syahrul, saat menerima Ketua DPD REI Sulsel, Jamaluddin Jafar, di rujab Gubernur, Jumat malam, 8 Juli.

Meski pemilihan ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Real Estate Indonesia (REI) Sulsel, baru akan digelar 20 September mendatang, namun, Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo memberi perhatian khusus pada REI. Dia berharap ke depan pengusaha sektor properti bisa berkoordinasi dengan pemerintah untuk memacu sektor properti yang menjadi salah satu ciri kemajuan suatu kota atau negara.

Syahrul menjelaskan, dirinya akan senantiasa mendukung program kerja REI Sulsel. Menurutnya, banyak potensi lahan yang bisa dikembangkan untuk kawasan perumahan, tidak hanya di Makassar, tetapi juga di daerah-daerah lainnya.

Sebagian tugas pemerintah sebut dia, bisa disandang asosiasi-asosiasi, termasuk REI. Terutama membangun infrastruktur di Sulsel. "Makanya sebagai gubernur, saya mengajak REI, mari bersama-sama membangun daerah kita ini," jelasnya.

Syahrul juga menantang REI agar anggotanya mampu bekerja maksimal, sehingga pembangunan perumahan bisa terpenuhi. Jika tidak maksimal, maka pengembang luar yang akan masuk melakukan akselerasinya.

"Kita maunya pengembang lokal yang membangun kawasan perumahan elit di Sulsel. Sekarang sudah masuk sejumlah pengembang dari luar, sudah ada Ciputra yang membangun CitraLand Celebes dan lainnya. Harusnya pengembang lokal bisa jauh lebih baik dari mereka," ujarnya.

Karenanya, Syahrul mengharapkan REI Sulsel tetap solid terutama menghadapi pagelaran Musyawarah Daerah (Musda) dengan agenda utama pemilihan ketua periode 2011-2014 nantinya. Sekadar diketahui, saat ini ada tiga kandidat yang menyatakan diri akan maju pada musda nantinya, yaitu Jamaluddin Jafar, Raymond Arfandi, dan Thamrin Esa.

Dari tiga kandidat itu, Jamal dan Raymond rajin turun dan mengintensifkan kunjungan ke mitra-mitra REI. "Saya harapkan tidak ada perpecahan hanya karena pemilihan ketua. Harus tetap solid. Saya siap bergandengan tangan dengan REI, bersama-sama membangun Sulsel ke depan," ungkapnya.

Syahrul juga meyakinkan besarnya peluang Jamal sebagai incumbent. Menurutnya, berdasarkan survei modal incumbent 40 persen, kecuali kerjanya memang tidak maksimal maka di bawah itu.

"Sama halnya posisi saya pada pemilihan gubernur mendatang, saya sudah punya modal minimal 40 persen. Jadi kalau ada yang mau maju berhadapan nantinya, dia harus kerja maksimal," tambahnya.

Jamal yang didampingi Harris Hody dan Akifuddin, menjelaskan, ia akan fokus menyelesaikan program kerja yang ada. "Saat ini saya akan fokus rampungkan program kerja yang sementara berjalan," ujarnya.

Tak Ada Rivalitas

Sabtu pekan lalu, Raymond Arfandy (Wakil Sekjen DPP REI) dan Arief Mone (Sekretarit DPD REI Sulsel) bertemu bersama anggota DPD REI Sulsel di Exelso. Menurut Arief Mone pertemuan ini sifatnya nonformal dan bukan untuk menunjukkan adanya rivalitas Jamal dan Raymond duet Arief.

"Ini hanya pertemuan biasa. Kita tidak ada agenda apa-apa terkait Musda REI. Kita hanya pertemuan non formal yang kita manfaatkan sebagai ajang berbagi pengalaman dan perssoalan-persoalan yang perlu dibenahi ke depan," kata Arief Mone.

Dia pun mengatakan bahwa dalam internal REI sama sekali tidak ada perpecahan atau kubu-kubu. Mungkin jelas Arief, diantara pengembang yang ada di sini (Exelso) juga rutin ikut audiensi bersama Jamaluddin Jafar.

"Itu biasa saja karena ini organisasi dengan anggota yang mapan. Kita tidak ingin menciptakan rivalitas. Ini hanya untuk penentuan ketua saja sehingga terkesan ada rivalitas atau perpecahan," katanya. (asw)

Sumber : http://www.fajar.co.id

Tidak ada komentar:

Posting Komentar