Total Tayangan Halaman

Jumat, 22 Juli 2011

Syahrul Sebut PKK Organisasi Paling Kuat

Jumat, 22-07-2011

MAKASSAR, BKM -- Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo mengakui PKK sebagai organisasi paling kuat. Keberadaannya mengakar sampai ke tingkat desa. ''Ini menjadi kelebihan tersendiri, karena PKK berada mulai dari tingkat dusun, RW, kelurahan dan desa. Karena itu pengabdiannya tidak pernah kita sangsikan,'' kata Syahrul saat membuka Jambore Kader Dasa Wisma PKK tingkat Sulsel tahun 2011 di area Celebes Convention Center (CCC), Rabu (20/7).

Menurut Gubernur, PKK telah memberi bukti serta arti bagi kesejahteraan masyarakat. PKK adalah kader yang paling kuat dan dekat membantu pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
''Kehadiran PKK memiliki makna strategis bagi kehidupan bermasyarakat daerah dan bangsa, yang penting bagi kehidupan keluarga. PKK menjadi kekuatan inti hadirnya kehidupan yang lebih baik,'' tutur Gubernur.
Pembukaan Jambore Kader Dasa Wisma PKK dihadiri langsung Ketua Umum Tim Penggerak PKK Pusat Ny Hj Vita Gamawan Fauzi, Ketua DPRD Sulsel HM Roem, Wagub Agus Arifin Nu'mang, Sekertaris Provinsi HA Muallim, Ketua Tim Penggerak PKK Sulsel Ny Hj Ayunsri Syahrul, para bupati/walikota dan istri serta unsur muspida.
Acara pembukaan diawali dengan devile yang diikuti sekitar 6.135 peserta dari kabupaten/kota di Sulsel. Mereka mengikuti berbagai lomba yang dilaksanakan hingga Sabtu (23/7).
Devile dimulai dengan drum band dan anggaru dari Kabupaten Gowa. Menyusul Kabupaten Sinjai, Luwu dan Luwu Timur yang menampilkan atraksi sesuai ciri karakter budaya daerah masing-masing.
Di depan para peserta jambore, Gubernur menekankan lima hal penting. Pertama, PKK diharapkan membantu bupati, walikota, camat, desa dan lurah dengan seluruh jajarannya untuk membuat rakyat tidak ada yang kelaparan. PKK harus menjadi garda terdepan untuk membantu agar rakyat tidak ada yang lapar.
Kedua, PKK senantiasa berusaha menjaga amanah UUD 45 tentang hadirnya pendidikan yang terjangkau anak-anak. Karena itu pendidikan merupakan bagian yang harus menjadi tanggung jawab PKK dalam membantu pemerintah mewujudkannya.
''Pendidikan harus dinikmati oleh anak kita. Tidak ada lagi anak yang tidak sekolah. Karena prasarana dan sarana pendidikan telah disiapkan,'' kata Syahrul.
Selain itu, PKK diharapkan dapat menghadirkan kesehatan yang baik bagi rakyat. Kader dasa wisma diharap lebih berperan dalam mewujudkan kesehatan, posyandu dan gizi yang baik bagi masyarakat.
Organisasi PKK juga hendaknya menjadi mitra pemerintah untuk menghadirkan pertumbuhan ekonomi masyarakat. Dengan pendapatan masyarakat yang makin baik hendaknya dibangun home industri, mengajarkan keterampilan bagi masyarakatar, terutama memberdayakan ibu-ibu untuk membuat sesuatu yang dapat berdampak pada peningkatan pendapatan masyarakat.
PKK juga diajak ikuti mensuasanai kondisi yang aman, damai, teduh, sejuk dan kondusif. Karena ini ini merupakan modal awal suatu daerah untuk membangun keluarga untuk dapat hidup lebih baik.
Ketua TP PKK Sulsel, Hj Ayunsri Syahrul mengatakan, jambore ini menjadi ajang silaturahmi untuk mempererat persatuan dan kesatuan antarkader PKK Sulsel dan program kerja TP PKK kabupaten/kota se-Sulsel. Utamanya untuk mendukung program Pemprov Sulsel melalui SKPD.
Selain itu, juga meningkatkan pengetahuan, wawasan dan keterampilan sebagai modal dalam menggerakkan masyarakat di desa/kelurahan.  

Sumber : http://www.beritakotamakassar.com


Tidak ada komentar:

Posting Komentar