Total Tayangan Halaman

Selasa, 09 Agustus 2011

Bantaeng Bersiap Jadi Pusat Kardio

Selasa, 09 Agustus 2011 | 00:17:40 WITA | 60 HITS

Hasbi/Fajar
INTERNASIONAL. Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo, bersama Bupati Bantaeng, HM Nurdin Abdullah, menyaksikan maket Rumah Sakit Prof dr Anwar Makkatutu, Bantaeng, Senin, 8 Agustus. Pembangunan rumah sakit berlantai delapan ini menelan anggaran Rp190 miliar.
BANTAENG, FAJAR -- Kabupaten Bantaeng diprediksi akan menjadi pusat penanganan penyakit jantung dan pembuluh darah (kardio) di wilayah selatan, Sulsel. Hal itu diungkapkan Direktur Rumah Sakit Prof dr Anwar Makkatutu, Syafaruddin, saat peresmian pembangunan rumah sakit tersebut, Senin sore, 8 Agustus.

Dia mengatakan rencana menjadikan rumah sakit ini sebagai pusat penanganan penyakit jantung di Sulsel ini dilakukan melalui penandatangan memorandum or understanding (MoU) dengan Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin (Unhas). Dia mengatakan, Unhas membantu pengembangan telekardio di rumah sakit tersebut.

Menurut Syafaruddin, telekardio adalah penangan penyakit jantung terbaik. "Bantaeng akan menjadi pusat penyembuhan penyakit jantung di wilayah selatan-selatan," jelas dia.

Syafaruddin mengungkap, rumah sakit tersebut dibangun dalam beberapa tahapan. Total anggaran yang digunakan mencapai Rp190 miliar. Untuk tahap pertama, rumah sakit ini dibangun dengan anggaran senilai Rp20 miliar.

Bupati Banateng, HM Nurdin Abdullah, mengatakan, Rumah Sakit Prof dr Anwar Makkatutu, adalah salah satu rumah sakit yang memang perlu mendapat perhatian. Dia mengatakan, rumah sakit yang telah berusia hingga 89 tahun ini perlu mendapat perhatian secara fisik.

Sementara Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo, meminta agar Pemerintah Kabupaten Bantaeng terus memerhatikan pelayanan kesehatan untuk masyarakatnya. Menurut Syahrul, ke depan, tidak boleh ada lagi masyarakat yang tergelapar karena kesakitan. (eka/yun)

Sumber : http://www.fajar.co.id

Tidak ada komentar:

Posting Komentar