Total Tayangan Halaman

Kamis, 18 Agustus 2011

Gubernur: Hadirkan Pemerintahan Bermakna

Kamis, 18 Agustus 2011 | 21:36:59 WITA

 MAKASSAR, FAJAR --  Upacara HUT Proklamasi tingkat provinsi Sulsel berlangsung penuh khidmat di halaman rumah jabatan gubernurabu 17 Agustus. Berjubel tamu undangan hadir menyaksikan upacara yang dimulai se.

Para tamu ini berasal dari berbagai instansi pemerintah dan tokoh masyarakat. Mereka berpakaian jas dan kopiah, tapi tak mendapat tempat duduk. Panitia HUT RI provinsi memang hanya menyiapkan tempat terbatas untuk 2.500 undangan. Namun karena masyarakat antusias ingin menyaksikan upacara ikut menyerobot tempat duduk para undangan.

Hadir di ruang kehormatan, jajaran muspida Sulsel seperti Ketua DPRD Sulsel, Kapolda, Pangdam VII Wirabuana, Kajati, Ketua Pengadilan Tinggi, Ketua Pengadilan TUN, Wakil Gubernur, anggota DPRD se Sulsel serta para tokoh politik dan sesepuh Sulsel.

Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo yang menjadi inspektur upacara mengatakan peringatan HUT RI tahun ini bukan sekadar upacara rutin belaka, akan tetapi merupakan kilas balik atas peristiwa heroik dan patriotik yang panjang. Karena itu, pondasi demokrasi yang sehat harus diperkuat. Asas hukum dan keadilan harus ditegakkan.

Gubernur membawa tujuh pesan pada upacara ini antara lain; hadirkan pemerintahan yang bermakna kepada rakyat, kebangkan teknologi, wujudkan kesejahteraan rakyat, penuhi hak dasar, bangun infrastuktur, ciptakan suasana kondusif, dan ciptakan inovasi.

Karebosi

Wakil Wali Kota Makassar Supomo Guntur bertindak sebagai inspektur upacara (irup) pengibaran Bendera Merah Putih di Lapangan Karebosi kemarin. Supomo menggantikan Wali Kota Ilham Arief Sirajuddin yang batal menjadi irup karena menghadiri upacara yang sama di Istana Negara.

Upacara pengibaran bendera di Lapangan Karebosi juga dihadiri mantan Wali Kota Makassar Andi Herry Iskandar. Beberapa pejabat Muspida Kota Makassar juga hadir pada upacara peringatan Dirgahayu Kemerdekaan RI.

Namun, peringatan Hari Ulang Tahun ke-66 Republik Indonesia itu justru tidak dihadiri unsur pimpinan DPRD Makassar. Ketua DPRD Makassar Ince Adnan Mahmud tidak terlihat pada barisan tamu kelas Very Important Person (VIP) Pemkot Makassar.

Saat dikonfirmasi ketidakhadirannya, Ince Adnan Mahmud mengaku kondisi kesehatannya terganggu. "Saya memang tidak hadir karena sakit. Saya sudah ke dokter," katanya.

Graha Pena

Sementara itu upacara Proklamasi PT Media Fajar di halaman Graha Pena, berlangsung khidmat. Upacara HUT Proklamasi RI yang digelar pukul 07.15 wita ini dihadiri Komisaris Utama PT Media Fajar HM Alwi Hamu, Direktur Utama PT Media Fajar, H Syamsu Nur, Komisaris Andi Syaifuddin Makka, serta perusahaan dalam lingkup Fajar Group seperti Harian Fajar, Upeks, Berita Kota, Fajar TV, Fajar FM, Unifa dan STIM Nitro.

Syaifuddin Makka yang bertindak sebagai inspektur upacara mengatakan, kemerdekaan yang susah payah diraih oleh para pahlawan agar senantiasa dijaga. Semoga semangat kemerdekaan selalu berada dalam jiwa raga bangsa. Terlebih dalam menjalankan kewajiban masing-masing individu. "Tanamkan jiwa kemerdekaan dalam diri kita," kata dia.

Upacara yang diikuti sekitar seluruh karyawan PT Media Fajar ini berlangsung khidmat. Walaupun sebagian peserta menjalankan ibadah puasa, tidak menghalangi antusias peserta untuk mengikuti upacara. Dalam upacara kemarin, juga dirangkaikan dengan perayaan ulang tahun Harian Fajar yang ke-30.

Alwi Hamu mengajak kepada semua yang terlibat dalam lingkup Fajar Group untuk menjadikan momen ini sebagai titik pacu untuk menjadi lebih baik. "Kita sudah 30 tahun. Mari kita menuju ke arah yang lebih baik," kata dia.

Selain itu, upacara bendera juga diadakan di bawah flyover. Puluhan orang hadir bersama murid-murid berseragam putih-merah mengikuti upacara sederhana tersebut. (aci-yat-rif/lan)


Sumber :  http://www.fajar.co.id

Tidak ada komentar:

Posting Komentar