Selasa, 02 Agustus 2011 | 21:07:50 WITA
Sidak di Hari Pertama Puasa
Ilustrasi
MAKASSAR, FAJAR -- Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo
memanfaatkan momen hari pertama puasa kemarin dengan acara inspeksi
mendadak (sidak) ke unit-unit kerja di lingkup pemprov Sulsel.Sekitar
pukul 09.30 wita, usai pelatihan Paskibraka di Gedung PKK Jalan Kartini,
gubernur menyusuri ruang-ruang kerja di kantor gubernur. Gubernur
didampingi para kepala badan dan SKPD memulai sidak di Biro Keuangan,
kemudian ke Biro Kesatuan Bangsa, dan berakhir di ruang Badan
Kepegawaian Daerah.Gubernur gembira karena dari pengamatan langsungnya
di berbagai unit kerja, para pegawai pemprov tetap disiplin masuk kantor
meski bulan puasa.“Tidak bagus terlalu sering sidak. Nanti pegawai
merasa terganggu. Asalkan pekerjaan jalan itu sudah cukup. Kami hanya
sempat menegur beberapa ruang yang kurang efektif dan aset yang tidak
terawat,” jelasnya.Gubernur hanya kecewa saat berada di kantor
Kesbangpol. Soalnya kantor di lantai tiga itu belum juga disentuh
renovasi. Sejak kebakaran Agustus 2010, tak ada progresivitas. “Iya, itu
yang kita pertanyakan kenapa kelamaan. Kita mau pakai kerja,” katanya.
Batal ke Pasar
Gubernur juga batal sidak ke pasar tradisonal. Menurut rencana,
kemarin gubernur didampingi sejumlah pejabat teras di lingkup pemprov
akan mengunjungi Pasar Terong, namun akhirnya batal karena memilih
istriahat lebih cepat.
Sekitar pukul 13.00 wita, gubernur sudah kembali ke rumah jabatan
gubernur tanpa agenda tambahan. Padahal biasanya, agenda protokoler
berjubel hingga pukul 16.00 wita. “Ini akan berlangsung selama empat
hari ke depan. Sengaja agenda dikurangi karena pak gubernur meminta
demikian,” jelas sumber di bagian protokoler pemprov.
Di Balaikota, perubahan jam masuk kerja yang lebih lambat dari
biasanya belum menjamin pegawai datang tepat waktu. Hari pertama kerja
pada Ramadan tahun ini masih ditemukan adanya pegawai lingkup Pemkot
Makassar yang datang terlambat.Wali Kota Makassar Ilham Arief
Sirajuddin mengakui masih adanya pegawai yang terlambat kendati jam
masuk kerja telah berubah dari pukul 07.30 wita menjadi pukul 08.00
wita. "Hanya sekitar 10-20 persen pegawai yang datang terlambat," kata
Ilham.Menurut Ilham, keterlambatan karena penyesuaian
rutinitas yang berubah. Pegawai belum terbiasa dengan pergeseran waktu
dan kegiatan di awal ramadan.Namun, Ilham menilai kehadiran
pegawai masih normal. Jam pulang pegawai pemkot juga berubah dari pukul
04.00 wita menjadi pukul 03.00 wita. (*)
Sumber : http://www.fajar.co.id
Tidak ada komentar:
Posting Komentar