Potensi
sumber daya alam dan manusia yang besar tanpa didukung permodalan, tak
akan
mendatangkan perubahan. Karena itu Gubernur Sulawesi Selatan, H. Syahrul
Yasin Limpo berkeinginan
mendatangkan
uang lebih banyak lagi di tahun2011.
Tahun lalu kita punya anggaran sebanyak Rp 86 triliun. Tahun
ini,anggaran kita Rp 94,3 triliun. Insya Allah tahun depan belanja kita
diatas
Rp 100 triliun. Hal ini diungkapkan gubernur pada acara diskusi akhir
tahun
yang diselenggarakan Harian Ujung Pandang Ekspres (Upeks), salah satu
anak usaha PT Media Fajar. Hadir pada acara
diskusi ini Kepala
Kepolisian Daerah
(Kapolda) Sulawesi Selatan,
Inspektur Jenderal Wainal Usman dan Ketua Kamar Dagang
dan Industry (KADIN) Sulawesi Selatan,
H. Zulkarnain
Arief sebagai pembicara.
H. Syahrul mengatakan,
kita tengah memprioritaskan perbaikan beberapa
infrastruktur yang rusak, uga terus menerus
mengajak para
pelaku industry agar menanamkan modalnya di Sulawesi Selatan.
Rehabilitasi terus
dilakukan termasuk diantaranya rehabilitasi total
selama tujuh tahun, rehabilitasi berat selama 5 tahun, rehabilitasi
ringan
selama 3 tahun dan maintenance satu
tahun. Untuk program rehabilitasi perekonomian butuh dana sekitar
Rp 21
triliun. Dana ini untuk menstimulasi pundi-pundi ekonomi yang tertekan
oleh
krisis.
Gubernur juga
berbicara tentang aksi lempar wacana, mendiskusikan sebuah permasalahan,
bahkan
demonstrasi namun tak menuai hasil dan menyayangkan sikap demonstran
yang kerap
berunjuk rasa di depan kantor gubernur, sementara masalah yang
dipersoalkan
tidak terkait pemerintah provinsi. Kepala
Kepolisian Daerah
(Kapolda) Sulawesi Selatan
juga menambahkan bahwa kemacetan
yang mewarnai Kota Makassar di tahun 2010 ini
juga dipicu oleh
demonstrasi yang meningkat. Namun
kedepannya masalah-masalah seperti ini tidak terulang lagi.
Sumber : http://www.sulsel.go.id
Tidak ada komentar:
Posting Komentar