"Kita akan bicarakan ulang, apa untung-ruginya jika dikerjasamakan dengan Askes," katanya usai bersilaturahmi dengan beberapa legislator Golkar, Ketua Fraksi PKS, Amru Saher, perwakilan Fraksi PAN, Muchlis Panaungi, dan perwakilan Fraksi PPP, Taufiq Zainuddin di ruang Fraksi Golkar DPRD Sulsel di Makassar, Rabu.
Pernyataan tersebut dikemukakan Syahrul saat ditanya adanya penolakan Pemerintah Kabupaten Gowa dan Pangkep, bekerjasama dengan Pemprov Sulsel membayar pelaksanaan kesehatan gratis kepada PT Askes sebesar Rp5 ribu setiap orang per bulan.
Ia juga, belum yakin Gowa dan Pangkep benar-benar menolak rencana kerja sama tersebut.
Sementara anggota Komisi E DPRD Sulsel Anggota Komisi E DPRD Sulsel, Syamsari Kitta, mengatakan perlu ada kabupaten percontohan pembiayaan program kesehatan gratis totalitas dikerjasamakan dengan Askes
"Kabupaten yang menolak kerja sama penuh dengan PT Askes akan tetap gunakan pola lama. Namun kabupaten yang setuju akan jadi percontohan," ujarnya.
Menurut dia, kabupaten yang setuju nantinya akan menjadi bahan perbandingan kualitas pelayanan kesehatan dengan kabupaten yang tidak setuju.
Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini mengemukakan bahwa pola totalitas kerja sama dengan PT Askes adalah upaya Pemprov Sulsel untuk memudahkan pelaksanaan pelayanan kesehatan gratis termasuk dalam hal pengawasan anggaran.
Jika semua kabupaten/kota menerima kerja sama tersebut disetujui, maka PT Askes bertanggungjawab membiayai kesehatan dasar bagi 7,9 juta warga Sulsel, menurut data Dinas Kesehatan Agustus 2010.
Itu berarti Askes harus mengeluarkan Kartu Askes baru terhadap 4,7 juta warga Sulsel yang belum memiliki kartu Jaminan Pelayanan Kesehatan (JPK).
Per Agustus 2010 baru 3,1 juta warga Sulsel terlayani JPK atau kartu gratis berobat meliputi, Jamkesmas, Jamsostek, Askes dan Jamkesda.
PT Askes dan Pemprov Sulsel sudah sepakat, bahwa jika kerja sama tersebut disepakati, maka Askes untuk sementara warga Sulsel yang belum memiliki kartu JPK akan tetap dilayani dengan syarat memiliki KTP atau Kartu Keluarga.
Total anggaran kesehatan gratis Sulsel 2010 sebesar Rp284 miliar, yang ditanggung Pemprov Sulsel Rp113 miliar lebih dan pemerintah 24 kabupaten/kota Rp170 miliar.
Pemkab Gowa dan Pangkep menolak rencana kerjasama tersebut, dengan pertimbangan anggaran jauh lebih besar dibanding yang dikeluarkan untuk program kesehatan selama ini, belum lagi pelayanan pengguna Askes selama ini masih dinilai belum memuaskan.(T.KR-AAT/S016)
Sumber : http://makassar.antaranews.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar