KAMIS, 17 FEBRUARI 2011
HUT Barru-Enrekang Diundur
PAREPARE -- Gubernur Sulsel H Syahrul Yasin
Limpo, Kamis hari ini, 17 Februari, bertepatan dengan peringatan HUT
ke-51 Kota Parepare, akan meresmikan sedikitnya empat proyek yang
nilainya menembus Rp 3,5 miliar.
Empat proyek itu adalah gedung kantor Kecamatan Bacukiki senilai Rp 391 juta, gedung UGD RSU A Makkasau Rp 959 juta, kantin SMAN 5 Rp 225 juta, dan Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Cempae Soreang Rp 1,9 miliar. Puncak peringatan HUT hari ini, akan dipusatkan di Islamic Centre Parepare. Gubernur yang hadir bersama sejumlah pejabat Pemprov Sulsel, setelah itu diagendakan mengunjungi SMAN 5 Parepare, lalu melantik pengurus FKPPI Parepare, Pramuka, dan GM Kosgoro di Barugae rumah jabatan walikota. Sekitar pukul 15.00, Syahrul dalam kapasitas sebagai ketua Golkar Sulsel akan melantik pengurus DPD II Golkar Parepare di sekitar tugu tapak tangan Habibie, Jalan Alwi Abdul Jalil Habibie. Lalu malam harinya kegiatan HUT dipusatkan di Lapangan Andi Makkasau bertajuk panggung hiburan rakyat. Sederet artis papan atas Indonesia siap menghibur. Mereka adalah pelawak Srimulat Gogon yang dikenal dengan rambut jabriknya, Eko DJ pemain sinetron komedi Jin dan Jun, Polo, Daus, Mail, Obi, serta band Zivilia. Menambah semarak perayaan malam HUT, panggung hiburan rakyat juga akan dihibur oleh artis penyanyi ibu kota yakni Poppies dan Decha. Peringatan HUT tahun ini terbilang meriah dibanding tahun-tahun sebelumnya. Sebelumnya juga sudah digelar kegiatan Jalan Sehat Peduli Lingkungan yang diikuti oleh puluhan ribu peserta. Belum lagi setiap kecamatan menggelar hajatan panggung hiburan, dan lomba-lomba untuk memeriahkan HUT. Panitia HUT Parepare yang diketuai Drs Mustafa Mappangara juga mengundang sejumlah tokoh masyarakat Parepare di Sulsel maupun luar Sulsel. Pelaksana tugas (plt) Wali Kota Parepare H Sjamsu Alam mengatakan, karena terbatasnya anggaran pada 2011 menyusul terjadinya defisit, proyek-proyek diprioritaskan adalah yang menyentuh langsung kepentingan masyarakat. Kondisi ini juga tampaknya akan memaksa sejumlah proyek besar tahun ini dipending. Defisit anggaran Parepare pada 2011 ini menembus angka Rp 45 miliar. Sjamsu menyebutkan proyek yang menjadi skala prioritas tahun ini antara lain untuk bidang kesehatan, pendidikan, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui UKM khususnya untuk pedagang kaki lima. Satu megaproyek Parepare yang sedianya diresmikan pengoperasiannya tahun ini adalah pasar semimodern Lakessi yang menghabiskan anggaran tidak kurang Rp 70 miliar. Sementara di Sidrap, sejumlah proyek prestisius 2010 pada puncak peringatan hari jadi daerah itu yang ke-667, Jumat 18 Februari akan diresmikan gubernur Sulsel. Beberapa proyek fisik yang akan diresmikan itu antara lain, proyek pemeliharaan jalan aspal hotmix ruas dalam kota Rappang, proyek pengkrikilan jalan ruas Sereang-Kanyuara, dan proyek pembangunan jembatan permanen Awakaluku, Kalosi Alau. Pemkab Sidrap rencananya juga akan mengagendakan peresmian proyek drainase lingkungan 1 Kampung Baru, Kelurahan Batu Lappa dan proyek pembangunan sanitasi MCK berbasis masyarakat di Kelurahan Lakessi, Kecamatan Maritengngae. Termasuk, proyek pemasangan paving blok yang terletak di belakang rumah ketua DPRD Sidrap di Jalan Ganggawa, Pangkajene, Kecamatan Maritengngae. Proyek-proyek yang siap diresmikan itu menggunakan dana penguatan pembangunan infrastruktur dan prasarana daerah, dana alokasi umum (DAU), serta dana alokasi khusus (DAK) TA 2010. Sekretaris Kabupaten Sidrap, H Ruslan SH MAP melalui Kepala Bagian Humas, Ambo Ela MSi mengatakan, selain akan meresmikan mega proyek secara simbolis, Gubernur Syahrul Yasin Limpo juga diagendakan untuk meresmikan sejumlah proyek lainnya di sejumlah satuan kerja perangkat daerah (SKPD) lingkup Pemkab Sidrap. Antara lain di Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA), Dinas Pertanian, RSU Nene Mallomo, Dinas Kesehatan, Bidang Cipta Karya, dan Bina Marga. Peresmian kata dia, rencananya akan ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pembukaan data proyek yang dilakukan oleh gubernur Sulsel dengan disaksikan Bupati Sidrap, H Rusdi Masse dan unsur Muspida Kabupaten Sidrap. Sementara di Pinrang, peringatan hari jadinya pada Sabtu 19 Februari, juga akan ditandai dengan peresmian sejumlah proyek. Proyek-proyek yang akan diresmikan itu antara lain, gedung Kantor Perpustakaan, Dokumen dan Arsip, gedung Kantor Kecamatan Duampanua, Kantor PMD, Kantor PPKAD, Bappeda, serta Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil. Proyek-proyek itu bernilai miliaran rupiah. Proyek besar juga menanti di Barru. Pembangunan pelabuhan curah senilai Rp 47 miliar dan pengembangan Pelabuhan Garongkong akan semakin menguatkan sektor kepelabuhanan daerah ini. Belum lagi pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) Barru berkapasitas 2x50 megawatt (MW) senilai miliaran rupiah yang siap mulai beroperasi Mei tahun ini. Sayangnya, peringatan HUT Barru pada 23 Februari terpaksa diundur hingga 1 Maret. Tertundanya puncak peringatan HUT ini karena saat bersamaan Gubernur Syahrul Yasin Limpo berangkat ke luar negeri. Kabag Humas Pemkab Barru Adhy Fatriah mengatakan, segala sesuatunya sudah dipersiapkan pada peringatan HUT nanti. Saat ini lanjut dia, beberapa kegiatan sudah mulai berjalan seperti pertandingan olah raga, lomba karaoke, pemilihan putra putri pariwisata di gedung Bola Soba'E. "Jelasnya puncak HUT akan dilaksanakan 1 Maret mendatang," katanya. Di Enrekang, puncak peringatan HUT juga diundur hingga 2 Maret mendatang. "Karena pak gubernur tidak bisa hadir, maka ada beberapa kegiatan seremoni yang kita tunda menyesuaikan jadwal beliau," ujar Asisten I Setda Enrekang, Kasmin Karumpa. Ketua Panitia HUT Enrekang, H Chairul Latanro mengatakan, puncak peringatan HUT ke-51 tetap dilaksanakan pada 19 Februari. Hanya saja, resepsi diundur hingga 2 Maret karena menyesuaikan agenda gubernur yang tidak bisa hadir pada 19 Februari. "Jadi, tanggal 19 nanti peringatan HUT ini hanya dilaksanakan melalui sidang paripurna khusus di DPRD. Soal resepsinya kita tunda ke tanggal 2 Maret," tandas Chaerul. Acara yang harus menunggu kedatangan gubernur adalah peresmian proyek pembangunan Pasar Maroangin, Kecamatan Maiwa, peresmian Masjid Keppe, dan peresmian Pabrik Kopi Maroangin. (mad-mur-edy-sli)
Empat proyek itu adalah gedung kantor Kecamatan Bacukiki senilai Rp 391 juta, gedung UGD RSU A Makkasau Rp 959 juta, kantin SMAN 5 Rp 225 juta, dan Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Cempae Soreang Rp 1,9 miliar. Puncak peringatan HUT hari ini, akan dipusatkan di Islamic Centre Parepare. Gubernur yang hadir bersama sejumlah pejabat Pemprov Sulsel, setelah itu diagendakan mengunjungi SMAN 5 Parepare, lalu melantik pengurus FKPPI Parepare, Pramuka, dan GM Kosgoro di Barugae rumah jabatan walikota. Sekitar pukul 15.00, Syahrul dalam kapasitas sebagai ketua Golkar Sulsel akan melantik pengurus DPD II Golkar Parepare di sekitar tugu tapak tangan Habibie, Jalan Alwi Abdul Jalil Habibie. Lalu malam harinya kegiatan HUT dipusatkan di Lapangan Andi Makkasau bertajuk panggung hiburan rakyat. Sederet artis papan atas Indonesia siap menghibur. Mereka adalah pelawak Srimulat Gogon yang dikenal dengan rambut jabriknya, Eko DJ pemain sinetron komedi Jin dan Jun, Polo, Daus, Mail, Obi, serta band Zivilia. Menambah semarak perayaan malam HUT, panggung hiburan rakyat juga akan dihibur oleh artis penyanyi ibu kota yakni Poppies dan Decha. Peringatan HUT tahun ini terbilang meriah dibanding tahun-tahun sebelumnya. Sebelumnya juga sudah digelar kegiatan Jalan Sehat Peduli Lingkungan yang diikuti oleh puluhan ribu peserta. Belum lagi setiap kecamatan menggelar hajatan panggung hiburan, dan lomba-lomba untuk memeriahkan HUT. Panitia HUT Parepare yang diketuai Drs Mustafa Mappangara juga mengundang sejumlah tokoh masyarakat Parepare di Sulsel maupun luar Sulsel. Pelaksana tugas (plt) Wali Kota Parepare H Sjamsu Alam mengatakan, karena terbatasnya anggaran pada 2011 menyusul terjadinya defisit, proyek-proyek diprioritaskan adalah yang menyentuh langsung kepentingan masyarakat. Kondisi ini juga tampaknya akan memaksa sejumlah proyek besar tahun ini dipending. Defisit anggaran Parepare pada 2011 ini menembus angka Rp 45 miliar. Sjamsu menyebutkan proyek yang menjadi skala prioritas tahun ini antara lain untuk bidang kesehatan, pendidikan, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui UKM khususnya untuk pedagang kaki lima. Satu megaproyek Parepare yang sedianya diresmikan pengoperasiannya tahun ini adalah pasar semimodern Lakessi yang menghabiskan anggaran tidak kurang Rp 70 miliar. Sementara di Sidrap, sejumlah proyek prestisius 2010 pada puncak peringatan hari jadi daerah itu yang ke-667, Jumat 18 Februari akan diresmikan gubernur Sulsel. Beberapa proyek fisik yang akan diresmikan itu antara lain, proyek pemeliharaan jalan aspal hotmix ruas dalam kota Rappang, proyek pengkrikilan jalan ruas Sereang-Kanyuara, dan proyek pembangunan jembatan permanen Awakaluku, Kalosi Alau. Pemkab Sidrap rencananya juga akan mengagendakan peresmian proyek drainase lingkungan 1 Kampung Baru, Kelurahan Batu Lappa dan proyek pembangunan sanitasi MCK berbasis masyarakat di Kelurahan Lakessi, Kecamatan Maritengngae. Termasuk, proyek pemasangan paving blok yang terletak di belakang rumah ketua DPRD Sidrap di Jalan Ganggawa, Pangkajene, Kecamatan Maritengngae. Proyek-proyek yang siap diresmikan itu menggunakan dana penguatan pembangunan infrastruktur dan prasarana daerah, dana alokasi umum (DAU), serta dana alokasi khusus (DAK) TA 2010. Sekretaris Kabupaten Sidrap, H Ruslan SH MAP melalui Kepala Bagian Humas, Ambo Ela MSi mengatakan, selain akan meresmikan mega proyek secara simbolis, Gubernur Syahrul Yasin Limpo juga diagendakan untuk meresmikan sejumlah proyek lainnya di sejumlah satuan kerja perangkat daerah (SKPD) lingkup Pemkab Sidrap. Antara lain di Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA), Dinas Pertanian, RSU Nene Mallomo, Dinas Kesehatan, Bidang Cipta Karya, dan Bina Marga. Peresmian kata dia, rencananya akan ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pembukaan data proyek yang dilakukan oleh gubernur Sulsel dengan disaksikan Bupati Sidrap, H Rusdi Masse dan unsur Muspida Kabupaten Sidrap. Sementara di Pinrang, peringatan hari jadinya pada Sabtu 19 Februari, juga akan ditandai dengan peresmian sejumlah proyek. Proyek-proyek yang akan diresmikan itu antara lain, gedung Kantor Perpustakaan, Dokumen dan Arsip, gedung Kantor Kecamatan Duampanua, Kantor PMD, Kantor PPKAD, Bappeda, serta Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil. Proyek-proyek itu bernilai miliaran rupiah. Proyek besar juga menanti di Barru. Pembangunan pelabuhan curah senilai Rp 47 miliar dan pengembangan Pelabuhan Garongkong akan semakin menguatkan sektor kepelabuhanan daerah ini. Belum lagi pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) Barru berkapasitas 2x50 megawatt (MW) senilai miliaran rupiah yang siap mulai beroperasi Mei tahun ini. Sayangnya, peringatan HUT Barru pada 23 Februari terpaksa diundur hingga 1 Maret. Tertundanya puncak peringatan HUT ini karena saat bersamaan Gubernur Syahrul Yasin Limpo berangkat ke luar negeri. Kabag Humas Pemkab Barru Adhy Fatriah mengatakan, segala sesuatunya sudah dipersiapkan pada peringatan HUT nanti. Saat ini lanjut dia, beberapa kegiatan sudah mulai berjalan seperti pertandingan olah raga, lomba karaoke, pemilihan putra putri pariwisata di gedung Bola Soba'E. "Jelasnya puncak HUT akan dilaksanakan 1 Maret mendatang," katanya. Di Enrekang, puncak peringatan HUT juga diundur hingga 2 Maret mendatang. "Karena pak gubernur tidak bisa hadir, maka ada beberapa kegiatan seremoni yang kita tunda menyesuaikan jadwal beliau," ujar Asisten I Setda Enrekang, Kasmin Karumpa. Ketua Panitia HUT Enrekang, H Chairul Latanro mengatakan, puncak peringatan HUT ke-51 tetap dilaksanakan pada 19 Februari. Hanya saja, resepsi diundur hingga 2 Maret karena menyesuaikan agenda gubernur yang tidak bisa hadir pada 19 Februari. "Jadi, tanggal 19 nanti peringatan HUT ini hanya dilaksanakan melalui sidang paripurna khusus di DPRD. Soal resepsinya kita tunda ke tanggal 2 Maret," tandas Chaerul. Acara yang harus menunggu kedatangan gubernur adalah peresmian proyek pembangunan Pasar Maroangin, Kecamatan Maiwa, peresmian Masjid Keppe, dan peresmian Pabrik Kopi Maroangin. (mad-mur-edy-sli)
Sumber : http://beta.parepos.co.id