Total Tayangan Halaman

Jumat, 03 Juni 2011

Buka Jalur Investasi Singapura-Makassar

Jumat, 03-06-2011

MASUK rute penerbangan Makassar-Singapura menjadikan ibukota Sulsel menjadi kota ke-15 yang ada di dunia dan menjadi kota ke tiga di Indonesia setelah Jakarta dan Bali.
Penerbangan langsung yang diprakarsai Garuda Indonesia Airlines Makassar-Singapura memakan waktu sekitar 2 jam 40 menit.

Penerbangan ini menurut Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo dirancang sejak dua tahun lalu.
Pada Rabu 1 Juni, rancangan itu akhirnya terealisasi , akhirnya GIA mendarat di bandara international Changi Singapura, pada pukul 16.05 waktu Singapura. Perlu diketahui waktu di Makassar dengan negeri Singa ini tidak memiliki perbedaan waktu.
Di hadapan para petinggi Changi Airport Singapore, SYL memaparkan sejumlah pontesi bisnis di Sulsel. SYL juga menyebut bahwa Makassar merupakan pintu gerbang untuk 12 provinsi di KTI dengan jumlah penduduk 50 juta.
Bukan itu saja, saat bertandang ke KBRI Indonesia, SYL memaparkan berbagai produk unggul Sulsel, seperti Kakao dimana Sulsel mengirim 52 ribu ton, kacang mente, rumput laut dan sejumlah produk pertanian, perkebunan dan pertambangan.
Olehnya itu, SYL mengajak para investor untuk beramai-ramai menanam investasi di Sulsel, dan pihak Pemprov Sulsel siap memfasilitasi para pengusaha Singapura yang ingin menanam investasi di Sulsel.
"Kami siap memfasilitasi para pengusaha Singapura yang ingin menanam investasi di Sulsel, dan pihak keamanan yang ada di Sulsel siap memberikan jaminan keamanan," paparnya.
Terbukanya jalur penerbangan langsung Makassar-Singapura membawa langkah maju hubungan antara Singapura dan Sulsel.
Selain menjalin komunikasi dengan para pengusaha, SYL juga menyambangi Kementerian Kesehatan Singapura dengan mengajak kerja sama dalam pengiriman tenaga dokter dan perawat ke Singapore sebanyak 100 orang. Setelah itu, perjalanan dilanjutkan ke kantor Kementerian Luar Negeri dan menyambangi International Enterprice Singapore.
Di sana gubernur kembali memaparkan potensi bisnis yang ada di Sulsel. 
Sumber: http://www.beritakotamakassar.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar