Total Tayangan Halaman

Kamis, 16 Juni 2011

Inco Siap Satu Meja Pemprov Sulsel Mencari Solusi

Makassar (ANTARA News) - Perusahaan tambang nikel PT Inco (Tbk) yang areal penambangan utamanya ada di sulawesi Selatan siap duduk satu meja dengan Pemprov Sulsel untuk membicarakan solusi terbaik pengelolaan areal tambang.

"Inco siap bertemu dan duduk satu meja dengan Pemprov Sulsel untuk membicarakan solusi terbaik dalam pengelolaan areal tambang nikel di Sulsel," kata Kepala Perwakilan PT Inco Makassar, Iskandar Siregar di Makassar, Kamis, menanggapi sorotan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Daerah (BKPMD) Sulsel Irman Yasin Limpo.

Pemprov Sulsel, menurut Irman Yasin Limpo yang juga adik Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo mendorong agar investor asing melakukan kerja sama dengan investor dalam negeri, agar konsentrasi ekonomi tidak berada di luar daerah.

"Kecenderungan pertumbuhan Penanaman Modal Asing (PMA) sudah bagus dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) biasanya akan mengikuti. Kita juga harus cepat mendorong PMDN yang berbasis industri lokal, kalau tidak konsentrasi ekonomi kita tetap di luar Sulsel," , ucapnya.

Untuk itu, PT Inco disarankan untuk segera melakukan kerja sama dengan investor dalam negeri. "Tidak boleh asing-asing karena kalau hulu itu PMA tapi 'downstream'-nya PMDN. Kalau tahun ini tidak melakukan kerja sama sesuai suratnya kepada BKPMD 19 Januari 2011, lebih bagus dia pergi," katanya.

Surat tersebut berisi tentang permintaan Inco kepada Pemprov Sulsel untuk dicarikan investor dalam negeri sebagai mitra dalam pengelolaan kontrak karya, sesuai saran dari BKPMD. Namun, BKPMD masih menunggu persyaratan-persyaratan yang dibutuhkan Inco, sebelum mencari calon investor yang sesuai.
"Di pikiran pemprov, lahan konsesi seluas 30 ribu hektare yang dikelola Inco tidak akan diganggu, supaya yang di luar juga bisa dikelola. Infrastruktur Inco juga tidak akan diganggu, pemodal baru yang kerja sama nantinya akan membangun infrastruktur sendiri. Pemodal baru bahkan bisa membagi keuntungan dengan Inco, yang penting kontrak karya yang dikuasai dieksplorasi," jelasnya.

Pemprov Sulsel, lanjutnya, tidak ingin melepas Inco sebagai aset yang harus dijaga dan dibina oleh pemerintah. Akan tetapi, Inco harus memenuhi janjinya. "Sejak kontrak karya berlaku, dalam perkembangannya, Inco sebenanya saat ini telah lebih maju. Terus terang kami juga tidak mau lepas Inco, tetapi Inco juga harus mengerti," ujar Irman Yasin Limpo.

Prinsipnya, Inco siap duduk satu meja membicarakan solusi terbaik dengan Pemprov Sulsel, ujar Iskandar Siregar. (T.KR-RY/F003) 

Sumber : http://www.antara-sulawesiselatan.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar