Total Tayangan Halaman

Jumat, 10 Juni 2011

Inggris Eksplorasi Gas Sulsel

Jumat, 10-06-2011
Dilakukan di Empat Kabupaten
Makassar, Upeks—BP Migas secara resmi mengizinkan Mitra Energy untuk me-ngeksplorasi minyak dan gas di empat kabupaten di Sulsel. Yakni, di Kabupaten Bone, Luwu, Sinjai, dan Bulukumba. Tak tanggung-tanggung, kontrak-nya selama 30 tahun.
Kepala Perwakilan BP Migas Wilayah Kalimantan dan Sula-wesi, Indro Purwaman, usai bertemu dengan Gubernur Sulsel H Syahrul Yasin Limpo, di Rumah Jabatan Gubernur, Kamis (9/6), mengatakan, Mitra Energy yang merupakan investor asal Inggris, telah menandatangani kontrak dengan BP Migas selama 30 tahun. Sedangkan, untuk investasinya minimal 29 Juta US Dollar.
“Kontraknya 30 tahun, berakhir 2040. Tiga tahun pertama mereka akan melakukan survey, tiga tahun eksplorasi kemudian pemboran. Tapi, bisa saja lebih cepat,” terang Indro.
Ia mengungkapkan, jika dalam enam tahun masa eksplorasi mereka tidak bisa menemukan apapun, maka BP Migas berhak memutuskan kontrak lebih awal.
“Kalau dalam masa eksplorasi tidak ketemu, kontraknya putus,” ungkapnya.
Indro menjelaskan, Mitra Energy sebagai perusahaan hulu tidak akan melakukan proses pengolahan. Minyak ataupun gas yang ditemukan akan dijual mentah ke BP Migas sesuai dengan harga pasar. Sedangkan, untuk pembagian dengan daerah penghasil telah diatur Undang-undang Migas.
“Minyak dan gas konsep dari sana, tapi harus dibuktikan dengan pemboran. Secara model memang memungkinkan ada minyak di daerah itu,” imbuhnya.
Menanggapi hal itu, Gubernur Sulsel H Syahrul Yasin Limpo, mengatakan, BP Migas membawa Mitra Energy untuk meminta izin melakukan eksplorasi di Teluk Bone.
“Izin yang mereka kantongi untuk melakukan eksplorasi adalah enam tahun. Tapi, saya harap bisa dilakukan percepatan,” harap Syahrul.
Ia menilai, BP Migas ataupun Mitra Energy sangat antusias jika eksplorasinya akan berhasil. Apalagi, mereka melibatkan tim ahli yang ekspert yang juga merupakan penemu gas di Sengkang.
“Kelihatannya mereka sangat yakin karena tenaga ekspert yang mereka bawa adalah yang mengawali penemuan gas di Sengkang. Sehingga mereka tetap optimis kalau tidak ada minyak, minimal ada gas,” jelasnya.
Ketua DPD I Golkar Sulsel itu berharap, Mitra Energy bisa menggelar ekspose di hadapan Presiden RI saat berkunjung ke Sulsel bulan Juni ini.
“Saya harap pada kunjungan presiden bulan ini, mereka bisa melakukan ekspose di hadapan presiden. Paling tidak, ini akan mengikat mereka untuk memegang komitmennya,” harapnya.
Terkait bagi hasil dengan daerah penghasil, Syahrul mengaku belum ingin membahas persoalan itu dengan Mitra Energy atau BP Migas. Pasalnya, Undang-undang Migas sangat ketat.
“Saya belum mau mengganggu mereka dengan pikiran-pikiran tentang itu. Lagipula, hal itu merupakan persoalan internal BP Migas,” imbuhnya.
Sumber : http://www.ujungpandangekspres.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar