Sabtu, 21 Mei 2011 | 23:48:32 WITA | 244 HITS
Pengusaha Singapura Tawarkan Kesehatan Online
Pengusaha Singapura Tawarkan Kesehatan Online
Yusran/Fajar
KERJA SAMA. Direktur Utama PT Media Fajar H Syamsu Nur bersama Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo, menoleh ke arah Wei Siang Yu di Rujab Gubernur, malam tadi.
KERJA SAMA. Direktur Utama PT Media Fajar H Syamsu Nur bersama Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo, menoleh ke arah Wei Siang Yu di Rujab Gubernur, malam tadi.
MAKASSAR
-- Ajakan berinvestasi yang ditawarkan Pemerintah Provinsi Sulsel bagi
para investor membuat Bumi Anging Mammiri kian dilirik. Buktinya,
pengusaha dari Singapura hadir menawarkan kerja sama kesehatan online.
Tawaran kerja sama layanan kesehatan online itu dipaparkan langsung Executive Chairman Borderless Healthcare Group (BHG) Singapore, Dr Wei Siang Yu, kepada Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo, di rumah jabatan gubernur, Jumat malam, 20 Mei. Wei didampingi Direktur Utama PT Media Fajar, H Syamsu Nur.
Wei Siang Yu mengatakan, pihaknya merupakan perusahaan yang bergerak di bidang kesehatan berbasis teknologi informasi. "Melalui layanan ini kami memberikan saran kedua tentang layanan kesehatan apa yang bagus dipilih masyarakat dalam menangani masalah kesehatannya," kata dia seperti dipaparkan Manajer Bisnis BHG, Alia Soraya Wahid.
Lebih lanjut, kemudahan yang dimiliki layanan BHG yakni bisa diakses via perangkat elektronik yang mendukung jaringan internet. "Kami akan menghubungkan langsung masyarakat dengan dokter-dokter profesional di bidangnya dari negara luar," papar Wei.
Menanggapi hal itu, Syahrul menyebutkan bahwa pemerintah Sulsel sangat menyambut baik tawaran tersebut. "Kerja sama kesehatan ini adalah sebuah pengembangan teknologi bidang kesehatan dan pemerintah provinsi siap memberikan dukungan," ucap Syahrul.
Menurut Syahrul, Sulsel selalu siap sedia menerima tawaran kerja sama dari luar guna mewujudkan visi-misi menjadi pusat kesehatan dan distribusi jasa perdagangan. Apalagi, tambah Syahrul, belakangan ini Sulsel telah menjadi salah satu lokomotif pembangunan di Indonesia.
"Di antaranya, Sulsel telah menjadi referensi kesehatan bagi 12 provinsi. Tentunya berkat adanya tiga rumah sakit besar dan 38 rumah sakit swasta yang berkualitas," jelasnya. Untuk itu, Syahrul berharap agar kerja sama ini bisa dibicarakan lebih jauh antara BHG dengan Dinas Kesehatan Sulsel.
"Kita berharap kerja sama ini bisa dipadukan dan menunjang kelancaran sistem pelayanan kesehatan dasar secara gratis yang telah diluncurkan pemerintah provinsi selama ini. Yakni, harus lebih mudah, cepat, dan murah dari layanan manual," tandas Syahrul sembari menggambarkan manfaat layanan kesehatan online yang telah dijalaninya belakangan ini dengan dokter-dokter di Singapura. (hdy)
Tawaran kerja sama layanan kesehatan online itu dipaparkan langsung Executive Chairman Borderless Healthcare Group (BHG) Singapore, Dr Wei Siang Yu, kepada Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo, di rumah jabatan gubernur, Jumat malam, 20 Mei. Wei didampingi Direktur Utama PT Media Fajar, H Syamsu Nur.
Wei Siang Yu mengatakan, pihaknya merupakan perusahaan yang bergerak di bidang kesehatan berbasis teknologi informasi. "Melalui layanan ini kami memberikan saran kedua tentang layanan kesehatan apa yang bagus dipilih masyarakat dalam menangani masalah kesehatannya," kata dia seperti dipaparkan Manajer Bisnis BHG, Alia Soraya Wahid.
Lebih lanjut, kemudahan yang dimiliki layanan BHG yakni bisa diakses via perangkat elektronik yang mendukung jaringan internet. "Kami akan menghubungkan langsung masyarakat dengan dokter-dokter profesional di bidangnya dari negara luar," papar Wei.
Menanggapi hal itu, Syahrul menyebutkan bahwa pemerintah Sulsel sangat menyambut baik tawaran tersebut. "Kerja sama kesehatan ini adalah sebuah pengembangan teknologi bidang kesehatan dan pemerintah provinsi siap memberikan dukungan," ucap Syahrul.
Menurut Syahrul, Sulsel selalu siap sedia menerima tawaran kerja sama dari luar guna mewujudkan visi-misi menjadi pusat kesehatan dan distribusi jasa perdagangan. Apalagi, tambah Syahrul, belakangan ini Sulsel telah menjadi salah satu lokomotif pembangunan di Indonesia.
"Di antaranya, Sulsel telah menjadi referensi kesehatan bagi 12 provinsi. Tentunya berkat adanya tiga rumah sakit besar dan 38 rumah sakit swasta yang berkualitas," jelasnya. Untuk itu, Syahrul berharap agar kerja sama ini bisa dibicarakan lebih jauh antara BHG dengan Dinas Kesehatan Sulsel.
"Kita berharap kerja sama ini bisa dipadukan dan menunjang kelancaran sistem pelayanan kesehatan dasar secara gratis yang telah diluncurkan pemerintah provinsi selama ini. Yakni, harus lebih mudah, cepat, dan murah dari layanan manual," tandas Syahrul sembari menggambarkan manfaat layanan kesehatan online yang telah dijalaninya belakangan ini dengan dokter-dokter di Singapura. (hdy)
Sumber : http://www.fajar.co.id
Tidak ada komentar:
Posting Komentar