MAKASSAR,UPEKS--Tingginya permintaan dari industri pengelolaan saus,
mengilhami Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Holtikultura Sulsel untuk
menggenjot tanaman tomat di daerah ini. Saat ini 23 kabupaten terus
mendapatkan pendampingan, dalam rangka meningkatkan tamanan tomat dan
bisa memenuhi permintaan pasar antar pulau. Sepanjang 2010 produksi
tomat Sulsel mencapai 43. 306 ton, dari areal lahan 2.866 hektare.
Hal tersebut diungkapkan Kepala Seksi Sayuran dan Bio Farmakan Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Holtikultura Memmy Lamahang, saat ditemui Upeks, belum lama ini.
"Untuk tahun 2011 ini perluasan areal tanam sedikit meningkat menjadi 3.713 hektare, dengan proyeksi produksi mencapai 55,695 ton atau sekitar 15 ton per hektarnya," ujarnya.
Untuk merealisasikan target tersebut, kata Memmy, pihaknya melakukan pendampingan dan penyuluhan terhadap petani tomat untuk dapat terus meningkatkan jumlah, mutu dan kualitas tanaman tomatnya. Petani juga mendapat bantuan pupuk dan bibit dengan harapan dapat menjadi salah satu daerah penyangga tanaman tomat di tanah air.
Hal tersebut diungkapkan Kepala Seksi Sayuran dan Bio Farmakan Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Holtikultura Memmy Lamahang, saat ditemui Upeks, belum lama ini.
"Untuk tahun 2011 ini perluasan areal tanam sedikit meningkat menjadi 3.713 hektare, dengan proyeksi produksi mencapai 55,695 ton atau sekitar 15 ton per hektarnya," ujarnya.
Untuk merealisasikan target tersebut, kata Memmy, pihaknya melakukan pendampingan dan penyuluhan terhadap petani tomat untuk dapat terus meningkatkan jumlah, mutu dan kualitas tanaman tomatnya. Petani juga mendapat bantuan pupuk dan bibit dengan harapan dapat menjadi salah satu daerah penyangga tanaman tomat di tanah air.
Sumber : http://www.ujungpandangekspres.com /Jumat, 20-05-2011
Tidak ada komentar:
Posting Komentar