Total Tayangan Halaman

Selasa, 21 Juni 2011

Sulsel Hanya Targetkan 10 Besar

Tuesday, 21 June 2011
Image

Menteri Pendidikan Nasional Mohammad Nuh (kiri) didampingi Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo (kanan) saat pembukaan Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) di Gedung Celebes Convention Centre (CCC), Makassar, kemarin.

MAKASSAR – Meski menjadi tuan rumah dalam Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) 2011, Provinsi Sulsel hanya menargetkan masuk 10 besar dalam event yang diikuti perwakilan 33 provinsi se- Tanah Air ini.Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Sulsel Patabai Pabokori mengakui target tersebut sudah realistis mengingat kuatnya persaingan peserta dari provinsi lain,seperti DKI Jakarta, Jawa Tengah, serta Jawa Timur (Jatim).

“Tentu sebagai tuan rumah, minimal kami target masuk 10 besar. Pasalnya, peserta dari daerah Pulau Jawa terbilang kuat sehingga target kami ini sudah realistis,”katanya di Makassar, kemarin. Festival seni tersebut berlangsung selama tujuh hari mulai 19 Juni–25 Juni 2011. Kegiatan tersebut dibuka Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) Mohammad Nuh dan Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo di Gedung Celebes Convention Centre (CCC) Makassar, kemarin.

Peserta yang ikut lomba mencapai 1.551 pelajar dari tingkat SLB, SD,SMP,hingga SMA/SMK. “Di ajang FLS2N 2011 ini, terdapat 100 pelajar Sulsel yang ikut serta. Kami yakin mampu masuk 10 besar karena persiapan sudah sangat mantap mulai seleksi tingkat kabupaten/kota hingga provinsi,” ujar mantan Bupati Bulukumba ini kepada SINDO.

Sementara itu, Mendiknas Mohammad Nuh dalam pembukaan kemarin,mengatakan, kegiatan tersebut merupakan salah satu upaya mewadahi berbagai kegiatan seni dan sastra untuk mengangkat bakat serta potensi yang dimiliki siswa di Tanah Air. Potensi seni dan sastra yang dimiliki siswa dapat memberikan prestasi dan kebanggaan bagi dunia pendidikan serta sekaligus menumbuhkan karakter bangsa yang bertumpu pada kecintaan dan kebanggaan terhadap Tanah Air.

Pada pembukaan kemarin, Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo terlambat sekitar satu jam dengan alasan penerbangan delay dari Jakarta-Makassar. Syahrul baru tiba di Gedung CCC saat Mohammad Nuh membacakan sambutan. Ketua Panitia FLS2N Sumharmoko mengatakan, acara ini terselenggara atas kerja sama Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Pertama, Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar Kemendiknas.

Festival ini sebagai upaya memberi ruang kreativitas dan potensi siswa di bidang seni dan sastra hingga mampu memberikan prestasi dan kebanggaan bagi dunia pendidikan dan bangsa Indonesia Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan mutu belajar yang akhirnya meningkatkan mutu pendidikan. Melalui kegiatan seni dalam pendidikan, dapat menunjang pengembangan potensi individu secara terpadu, baik daya cipta, rasa, karsa, maupun karya para siswa.

“Kami berharap festival kali ini, siswa tidak hanya berorientasi pada kejuaraan, tapi sebagai pengalaman belajar (learning experience), terutama dalam hal olah pikir, olah hati, dan olah rasa. Selain itu, mengembang kan sikap dan kepribadian,seperti saling menghargai dan toleransi,” paparnya. wahyudi/herni amir



Sumber : http://www.seputar-indonesia.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar