Total Tayangan Halaman

Selasa, 21 Juni 2011

Mendiknas Buka Festival Seni Siswa Nasional

Ditulis pada 20-06-2011 16:33:51 WIB
Makassar (Phinisinews) - Menteri Pendidikan Nasional Prof DR Mohammad Nuh membuka Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional di gedung Celebes Convention Centre Makassar, Senin.

FLS2T yang berlangsung 20-25 Juni ini diikuti 1551 siswa dari tingkat pendidikan dasar sampai pendidikan menengah dari 33 provinsi se Indonesia.

Turut hadir dalam acara ini, gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo, wakil gubernur Agus Arifin Nu'mang, anggota komisi X DPR RI Ulfa S Hermanto, Dedi Gumelar, Teresia Pardede, Ketua DPRD Sulsel Moh Roem, serta pejabat tinggi Kemendiknas dan Sulsel.
Ketua panitia, Direktur Jenderal Pendidikan Menengah Kemendiknas Prof DR Badwi dalam laporannya mengemukakan FLS2T kali ini dibagi lima tingkatan meliputi SD 197 perserta, SMP 700 peserta, SMA 500 peserta, Pendidikan Khusus (PK) 105 peserta, dan selebihnya tingkat TK.

Sedangkan lomba yang dipertandingkan diantaranya, cipta dan baca puisi serta cerpen, lomba baca Alquran, tari kreasi, tari tradisional, menyanyi solo dan paduan suara, dan lomba menggambar.
Lomba ini memperebutkan 88 medali yang terdiri atas, 32 emas, 28 perak, 28 perunggu, serta piala bergilir Mendiknas yang sebelumnya diraih kontingen Jawa Tengah di penyelenggaraan FLS2T 2010.

Sementara, ketua panitia provinsi, Salam Saba mengemukakan seluruh lomba dilaksanakan di hotel-hotel, khusus untuk tingkat SMA diselenggarakan di Asrama Haji Sudiang.

Untuk tingkat SD di hotel Singgasana, SMP di enam hotel diantaranya, hotel Sahid, Grand palace, Denpasar, dan Anugrah, untuk TK di hotel Qualty, Kenari, dan Singgasana, sedangkan untuk PK di hotel Dinasty.
Salam Saba mengatakan, Sulsel menargetkan masuk dalam lima besar dengan target merebut medali emas dari kategori, menyanyi solo, lomba tarian, dan lomba baca Alquran.

Salah seorang peserta dari SMAN 2 Pangkalan Kerinci Kabupaten Belalawan, Riau, Pusfara mengaku senang mengikuti FLS2T untuk pengembangan kreativitas dan pendidikan karakter dari usia dini.
Walaupun baru pertama berpartisipasi di lomba seperti ini, Pusfara optimisi memenangkan lomba untuk kategori cipta puisi. Kata dia, Riau diwakili 13 peserta dari empat sekolah.

Sumber : http://www.phinisinews.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar