Total Tayangan Halaman

Senin, 27 Juni 2011

Sulsel Jajaki Kerja Sama Al-Ahmadi

Monday, 27 June 2011 MEKKAH– Delegasi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel yang dipimpin Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo kembali melakukan pertemuan dengan pengusaha transportasi dan katering untuk calon jemaah haji, Al-Ahmadi, di Kota Mekkah,Arab Saudi, kemarin.

Pertemuan tersebut berlangsung di lantai 14 Tower Zamzam Clock sekitar pukul 10.00 waktu setempat.Tower yang menjadi ikon Kota Mekkah ini berhadapan langsung dengan pintu utama Masjidilharam. Al-Ahmadi merupakan jasa transportasi dan katering yang dibuka sejak tahun 2000 lalu. Perusahaan ini didirikan oleh Obaidillah Abdullah Al Ahmad warga Arab Saudi yang bekerja sama dengan pengusaha asal Indonesia dan Malaysia.Adalah Muhammad Yasir Hasyim yang merupakan warga Indonesia dan Abu Bakar Said asal Malaysia yang juga memiliki saham di perusahaan tersebut.

Obaidillah mengungkapkan, perusahaannya sejak beberapa tahun silam telah melayani seluruh transportasi dan makanan jamaah haji asal Malaysia, Indonesia, Brunai Darussalam, serta Singapura. Selain di Kota Mekkah,Al-Ahmadi juga melayani seluruh akomodasi jamaah haji di Kota Madinah. Karena itu, dia mengaku senang bertemu dengan delegasi Pemprov Sulsel dan siap diberi kepercayaan untuk mengurusi perlengkapan dan akomodasi jemaah asal Sulsel di tahun mendatang. Khusus di Indonesia,Al-Ahmadi baru bekerja sama dengan Pemprov DKI Jakarta dan Pemprov Banten.

Dia juga menjamin jika makanan yang disediakan sesuaidenganselerajemaahhaji asal Sulsel saat di Mekkah dan Madinah.“Kita memiliki tukang masak kebanyakan berasal dari Indonesia. Dalam setahun, karyawan kami berjumlah 400 orang.Kami jamin pengantaran makanan akan tepat waktu sampai ke tangan jemaah haji,”ujar Obaidillah di depan Gubernur Sulsel kemarin. Pria bersorban ini menerangkan, Al-Ahmadi sekarang memiliki puluhan bus yang siap mengantar jemput jamaah haji dari Bandara King Abdul Azis, Jeddah, menuju Jeddah,Madinah, serta salat lima waktu di Masjidilharam dan beberapa lokasi penting lainnya selama berhaji.

Sehari sebelumnya,Syahrul Yasin Limpo dan rombongan juga mengunjungi ke Konsulat Jenderal (Konjen) RI di Kota Jeddah, dan Muassasah Asia Tenggara di Kota Mekkah. Hal ini dilakukan untuk mencari jalan keluar permasalahan yang dihadapi jamaah haji asal Sulsel setiap tahunnya. Mulai dari sarana transportasi serta katering makanan yang dinilai belum memuaskan, hingga pemondokan jamaah yang masih jauh dari lokasi Masjidilharam di Mekkah.

Selain itu, Gubernur juga berupaya mencari solusi mengenai daftar tunggu hasi di Sulsel yang sudah mencapai angka 88.000 hingga 2011 ini. Sedangkan kuota haji Sulsel setiap tahunnya hanya 7.000 orang.Kondisi inilah yang menyebabkan daftar tunggu haji baru bisa selesai 12 tahun kemudian.“ Akomodasi,transportasi, dan komsumsi jemaah haji kita masih jauh dari harapan. Karena itu kami menjajaki kerja sama dengan pengusaha setempat untuk mengurusi jamaah haji kita.

Pertemuan hari ini masih penjajakan, yang ujungujungnya untuk memuaskan jamaah dari Sulsel,”kata Syahrul. Pemprov juga siap menggelontorkan anggaran yang bersumber dari APBD Sulsel kepada jamaah haji dari segi pelayanan dan akomodasi selama di Mekkah, selain akomodasi yang diurusi oleh Kementerian Agama RI.“Sepulang dari sini, saya akan melakukan koordinasi dengan pemerintah pusat untuk meminta izin tentang ini. Kemudian kita lanjutkan dengan MoU pada Ramadan tahun ini,”bebernya.

Mantan Bupati Gowa dua periode ini juga menawarkan kepada Al-Ahmadi bahan makanan dari Sulsel berupa beras, ikan, udang,dan sayur ke Arab Saudi. Hanya saja,Gubernur meminta masih dalam penjajakan. Siang kemarin waktu setempat, Gubernur bersama Ketua DPRD Sulsel M Roem dan sejumlah kepala SKPD meninggalkan Kota Mekkah menuju Kota Madinah. Madinah dari Masjidil Haram berjarak sekitar 460 kilometer atau bisa ditempuh selama tujuh jam melalui perjalanan darat. Sebelum meninggalkan Mekkah,Gubernur dan rombongan terlebih dahulu melaksanakan tawaf wada’ di Masjidilharam sebelum meninggalkan Mekkah.

Rencananya, rombongan gubernur akan berada di Madinah selama satu hari kemudian menuju ke Jeddah dan bertolak ke tanah air. wahyudi
Laporan Wartawan SINDO
WAHYUDI
Mekkah

Sumber : http://www.seputar-indonesia.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar