Total Tayangan Halaman

Sabtu, 25 Juni 2011

Wagub: Jangan Sampai Semen Tonasa Sama PKG

Sabtu, 25-06-2011


MAKASSAR, BKM -- Kisruh yang terjadi di tubuh PT Semen Tonasa, membuat Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Agus Arifin Nu'mang angkat bicara. Wagub meminta agar jajaran komisaris PT Semen Tonasa tidak berlarut-larut dalam menetapkan direktur utama di perusahaan tersebut.

"Jangan ada tarik ulur terlalu lama. Ini bisa membuat kekisruhan menjadi makin panjang. Seharusnya hal ini harus cepat diselesaikan oleh pihak komisaris," ujarnya kemarin.
Menurutnya, Tonasa adalah bagian dari sejarah dan kebanggaan Sulsel, sehingga diharapkan nasibnya tidak berakhir seperti Pabrik Kertas Gowa (PKG). Ia pun sangat menyayangkan jika proses pemilihan juga dikait-kaitkan ke persoalan politik. "Kan sangat jelek, jangan mengadu domba rakyat kami," ujarnya.
Hal ini, katanya, sama mengganggunya dengan penetapan kepala kantor wilayah yang tidak dikoordinasikan dengan pemerintah provinsi. "Pihak yang terkait dengan penetapan ini supaya mendengarkan. Apa salahnya jika diberi ruang dulu hingga tuntas pembangunan Tonasa V. Pada saat pengambilalihan Tonasa oleh pihak lain, kondisinya sangat sulit. Sekarang jangan sampai bersoal lagi," jelasnya.
Hingga kini, lanjutnya, Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo tetap meminta agar posisi direktur utama tetap dijabat oleh Sattar Thaba hingga proyek Tonasa V rampung.
Terkait persoalan masa jabatan Sattar yang telah mencapai dua periode, ia mempertanyakan mengapa di daerah lain masih dimungkinkan untuk perpanjangan.
"Ini kan dari cara melihat saja, apakah dua periode harus dihitung dari posisi yang satu. Kalau dihitung dari posisinya sebagai direktur keuangan baru naik ke jabatan berikutnya, memang sudah dua periode. Tapi kalau dihitung dari posisinya sebagai dirut baru satu periode. Kinerja Tonasa kan kelihatan. Kasih ruang juga untuk kaderisasi, supaya ada yang dipersiapkan," jelasnya.
Sebelumnya, Direktur Utama PT Semen Tonasa Sattar Saba mengatakan, pembangunan Tonasa V di Kabupaten Pangkep akan rampung akhir 2011 dan memulai kegiatan produksi Januari 2012.
Pabrik ini dibangun dengan nilai investasi Rp 5,6 triliun berkapasitas produksi 2,5 juta ton per tahun. Dengan beroperasinya pabrik kelima ini produksi semen Tonasa ditargetkan mencapai sekitar 6 juta ton ditambah dengan jumlah produksi pabrik I,II,III dan IV yang telah beroperasi selama ini. Perusahaan ini mengklaim menguasai 44 persen pangsa pasar semen di kawasan timur Indonesia. 
Sumber : http://www.beritakotamakassar.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar