Total Tayangan Halaman

Jumat, 08 Juli 2011

Berawal dari Konsep “Paksaki”

Jumat, 08-07-2011

Di Balik Predikat WTP yang Diperoleh Pemprov Sulsel
“Ini semua berkat kerja keras semua pihak. Konsep “Paksaki” yang saya coba terapkan ke semua jajaran dilaksanakan dengan baik,” ujar Syahrul, Kamis (7/7).
Syahrul mengatakan, sejak awal, ia optimis jika Sulsel mampu meraih WTP.
Karenanya,ia terus berusaha agar temuan-temuan hasil audit BPK secepatnya ditindaklanjuti.“Ada tenggang waktu yang diberikan untuk kami menindaklanjuti temuan itu, yakni enam bulan. Tapi, saya tidak mau menunggu enam bulan. Saya instruksikan ke Sekda, selesaikan dalam seminggu. Apalagi, yang banyak menjadi temuan adalah aset Pemprov,” terangnya.
Mantan Bupati Gowa dua periode itu berharap, penghargaan tertinggi di bidang pemerintahan dapat diraih Sulsel dengan predikat WTP tersebut. Pasalnya, tahun ini, Sulsel berada di peringkat kedua nasional setelah Sulawesi Utara. Selisih nilai sangat tipis disebabkan karena Sulawesi Utara telah WTP sedangkan Sulsel saat mengikuti penilaian tersebut masih Wajar Dengan Pengecualian (WDP).
“Kita targetkan bisa meraih penghargaan tertinggi di bidang pemerintahan setelah WTP ini,” katanya optimis.
Sementara, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah, Yushar Huduri, mengaku bangga dengan hasil audit BPK tersebut. Apalagi, sebelumnya Pemprov Sulsel pernah meraih predikat Disclaimer hingga akhirnya bisa ditingkatkan ke WDP dan WTP.
“Tertib administrasi. Itu yang selalu dipesankan oleh Pak Gubernur. Kalau administrasi baik, niat baik, maka semuanya akan menunjukkan hasil yang maksimal,” ujarnya.
Yushar mengatakan, predikat WTP yang diraih Pemprov Sulsel, tidak terlepas dari dukungan semua aparat pemerintahan di lingkup Pemprov Sulsel. Khususnya dalam hal tertib administrasi.
“Ini semua terwujud berkat dukungan semua pihak. Termasuk, dorongan masyarakat dalam mewujudkan good governance,” imbuhnya. 
 
 
Sumber : http://www.ujungpandangekspres.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar