Sabtu, 09 Juli 2011 | 20:41:33 WITA | 32 HITS
Syahrul Yasin Limpo
MAKASSAR, FAJAR -- Kasus
sabu-sabu bernilai Rp12 miliar yang terkuak di Bandara Sultan
Hasanuddin menjadi perhatian penting Gubernur Sulsel Syahrul Yasin
Limpo. Orang nomor satu di Sulsel itu meminta Kepala Badan Narkotika
Nasional Provinsi (BNNP) Sulsel Kombes Pol Richard M Nainggolan bersama
jajarannya membongkar kasus tersebut.
Richard bertemu gubernur usai salat Jumat di Masjid Nurul Amir
Kantor Gubernur Sulsel, Jumat 8 Juli. Richard menghadap kepada gubernur
dan wakil gubernur usai mendapat kenaikan pangkat di jajaran
kepolisian.
Mantan Kapolres Luwu Timur itu berbincang dengan Syahrul di
pelataran masjid bersama Wakil Gubernur Sulsel Agus Arifin Nu'mang,
Sekretaris Provinsi Andi Muallim, Asisten I Pemprov Andi Herry Iskandar,
Asisten II Andi Yaksan Hamzah, dan lainnya.
"Awasi ki itu sabu-sabu nah. Eh besar itu. Bahaya kalau sampai beredar
dan pasti ada jaringannya di sini. Ini mesti diwaspadai,” kata Syahrul.
Syahrul di depan Richard juga berharap BNNP bisa berada di baris terdepan mengantisipasi peredaran narkoba di daerah ini.
Mantan Bupati Gowa dua periode ini juga sempat menyinggung upaya
penyelundupan 6 kilogram (kg) sabu-sabu yang sukses diamankan pihak Bea
Cukai Bandara Sultan Hasanuddin. "Ke depan harus bisa diantisipasi hal
seperti itu. Ini sangat berbahaya," kata Syahrul. (aci)
Sumber : http://www.fajar.co.id
Tidak ada komentar:
Posting Komentar