Total Tayangan Halaman

Senin, 25 Juli 2011

Pemprov Sulsel Bangun 19 Ruas Jalan

MAKASSAR – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sulsel akan membangun industri penyamakan kulit di wilayah Antang.

Alasannya, Antang dekat dengan rumah potong hewan (RPH) sehingga akan mudah mendapatkan bahan baku. Kabid Perindustrian Disperindag Sulsel Ahmad mengatakan, pemerintah pusat ingin mendorong agar industri pengolahan kulit bisa berkembang di Sulsel. Hal tersebut dilihat banyaknya kerbau yang dipotong pada pesta di Toraja dan juga akan menghasilkan banyak kulit. Selain itu, lanjut Ahmad, dengan pendirian pabrik tersebut akan membuka lapangan kerja.

Namun rencana tersebut terkendala dengan sumber daya manusia (SDM) dan penerapan teknologi.“Negara- negara yang maju industrinya sangat memperhatikan SDM,manajemen,teknologi, serta pemasaran,” katanya. Menurutnya, industri penyamakan kulit di Antang ini akan dibangun tahun ini. Pabrik ini merupakan sharing pemerintah pusat dengan daerah. Kementerian Perindustrian (Kemenperin) sudah beberapa kali meminta Disperindag untuk segera merealisasikan pembangunan pabrik tersebut.

Bahkan Kemenperin menginstruksikan agar pabrik tersebut bisa berdiri tahun ini. Namun, Disperindag Sulsel tetap akan melaksanakan instruksi tersebut namun akan dilakukan secara bertahap. Pasalnya industri penyamakan kulit termasuk dalam industri tidak ramah lingkungan. Sehingga harus diatur supaya lingkungan tidak tercemar dengan keberadaan pabrik ini. andi amriani

Tidak ada komentar:

Posting Komentar