Tribun Timur - Senin, 4 Juli 2011 23:04 WITA
Usai Membuka Musyawarah Daerah VII Pemuda Panca Marga (PPM) Provinsi
Sulsel di Ruang Pola Kantor Bupati Wajo, Gubernur Sulsel Syahrul Yasin
Limpo bersama Wakil Gubernur Agus Arifin Nu`mang dan Bupati Wajo
Burhanuddin Unru beserta muspida ke Kecamatan Tempe dalam rangka
pengukuhan Industri Pengolahan Ikan Gabus dan pengolahan Rumput Laut
Gubernur menyatakan hasil olahan ikan merupakan salah satu komoditi ekspor yang potensial untuk dikembangkan.
Selain permintaan pasar yang tinggi Sulsel memiliki sumberdaya yang cukup baik alami maupun untuk budidaya ikan gabus yang cukup potensial di Wajo perlu lebih dikembangkan dengan sentuhan tehnologi yang memadai sehingga dapat memberi nilai tambah begitu pulah olahan rumput laut.
Hal itu dikemukaan gubernur di depan ketua dan anggota kelompok industri pengolahan ikan
gabus dan rumput laut di Kecamatan Tempe.
Ketua Pelaksana Andi Risman dalam laporannya, mengatakan, dari 14 kecamatan di Wajo ada lima kecamatan pesisir pantai yang memiliki potensi Rumput Laut yang cukup memadai serta potensi ikan Gabus yang berada disekitar Danau Tempe yakni Tempe, Tanasitolo, Sabbangparu, dan Belawa.
Produksi tersebut telah dipasarkan sampai di luar Kabupaten Wajo. Pemasaran dilakukan dibawah bimbingan teknis Dinas Perindustrian dan perdagangan Provinsi Sulsel dan bekerja sama dengan Dinas Koperasi UKM dan perindustrian kabupaten Wajo.
Bimbingan diberikan kepada anggota kelompok Industri pengolahan rumput laut sebanyak 60 orang dan kelompok pengolah Ikan Gabus sebanyak 100 orang.
Upaya tersebut bertujuan memanfaatkan sumber daya alam yang dimiliki daerah secara optimal dan meningkatkan kesejahteraan rakyat lokal dan tumbuhnya industri yang mampu menciptakkan lapangan kerja dan terwujudnya kesejahteraan masyarakat.(cr6)
Gubernur menyatakan hasil olahan ikan merupakan salah satu komoditi ekspor yang potensial untuk dikembangkan.
Selain permintaan pasar yang tinggi Sulsel memiliki sumberdaya yang cukup baik alami maupun untuk budidaya ikan gabus yang cukup potensial di Wajo perlu lebih dikembangkan dengan sentuhan tehnologi yang memadai sehingga dapat memberi nilai tambah begitu pulah olahan rumput laut.
Hal itu dikemukaan gubernur di depan ketua dan anggota kelompok industri pengolahan ikan
gabus dan rumput laut di Kecamatan Tempe.
Ketua Pelaksana Andi Risman dalam laporannya, mengatakan, dari 14 kecamatan di Wajo ada lima kecamatan pesisir pantai yang memiliki potensi Rumput Laut yang cukup memadai serta potensi ikan Gabus yang berada disekitar Danau Tempe yakni Tempe, Tanasitolo, Sabbangparu, dan Belawa.
Produksi tersebut telah dipasarkan sampai di luar Kabupaten Wajo. Pemasaran dilakukan dibawah bimbingan teknis Dinas Perindustrian dan perdagangan Provinsi Sulsel dan bekerja sama dengan Dinas Koperasi UKM dan perindustrian kabupaten Wajo.
Bimbingan diberikan kepada anggota kelompok Industri pengolahan rumput laut sebanyak 60 orang dan kelompok pengolah Ikan Gabus sebanyak 100 orang.
Upaya tersebut bertujuan memanfaatkan sumber daya alam yang dimiliki daerah secara optimal dan meningkatkan kesejahteraan rakyat lokal dan tumbuhnya industri yang mampu menciptakkan lapangan kerja dan terwujudnya kesejahteraan masyarakat.(cr6)
Sumber : http://makassar.tribunnews.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar