umat, 05-08-2011
Jajaki Investasi
MAKASSAR, UPEKS---Kedutaan Inggeris menjajaki kemungkinan kerjasama dengan pihak Pemprov Sulsel.
Saat bertemu Gubernur Sulsel, H Syahrul Yasin Limpo, Kamis (4/8), Direktur Perdagangan dan Investasi Inggris, Deborah Clarke mengatakan, pihaknya menjajaki secara serius peluang kerjasama dengan Sulsel.
Pertimbangannya, Sulsel merupakan provinsi yang dinilai berhasil dalam berbagai hal oleh kedutaan Inggris.
Ke depan Sulsel akan menjadi tujuan investasi dari sejumlah pengusaha dan investor dari Inggris. Berbagai informasi yang diterimanya aku Deborah, akan menjadi referensi bagi para investor Inggris, untuk mengembangkan investasi di Sulsel.
Gubernur SUlsel, H Syahrul Yasin Limpo mengatakan, Sulsel memiliki banyak potensi dan telah menuai banyak keberhasilan di berbagai programnya.
Diantaranya overstock beras dan 176 ribu ton dan dalam jangka 2 tahun ke depan ditargetkan mampu menembus angka 300 ribu ton jagung, produksi sapi terbanyak di Indonesia.
Demikian juga di sektor perikanan, Sulsel telah mampu mengeskpor 4 ribu ton tuna, 30 ribu udang, bandeng, serta rumput laut. Tak hanya itu, kemudahan berinvestasi juga didukung oleh berbagai fasilitas, yaitu 186 flight perhari, termasuk fasilitas olahraga dan hiburan, seperti lapangan golf.
"Karena masih bersifat penjajakan kita tawarkan semua yang ada, termasuk apa yang kita miliki, seperti perikanan yang sangat besar. Saya melihat potensi kelautan yang masih sangat memungkinkan untuk kita eksplorasi. Kami lebih banyak mengarahkan untuk memanfaatkan potensi perikanan, kelautan, dan potensi air dalam.
Saat bertemu Gubernur Sulsel, H Syahrul Yasin Limpo, Kamis (4/8), Direktur Perdagangan dan Investasi Inggris, Deborah Clarke mengatakan, pihaknya menjajaki secara serius peluang kerjasama dengan Sulsel.
Pertimbangannya, Sulsel merupakan provinsi yang dinilai berhasil dalam berbagai hal oleh kedutaan Inggris.
Ke depan Sulsel akan menjadi tujuan investasi dari sejumlah pengusaha dan investor dari Inggris. Berbagai informasi yang diterimanya aku Deborah, akan menjadi referensi bagi para investor Inggris, untuk mengembangkan investasi di Sulsel.
Gubernur SUlsel, H Syahrul Yasin Limpo mengatakan, Sulsel memiliki banyak potensi dan telah menuai banyak keberhasilan di berbagai programnya.
Diantaranya overstock beras dan 176 ribu ton dan dalam jangka 2 tahun ke depan ditargetkan mampu menembus angka 300 ribu ton jagung, produksi sapi terbanyak di Indonesia.
Demikian juga di sektor perikanan, Sulsel telah mampu mengeskpor 4 ribu ton tuna, 30 ribu udang, bandeng, serta rumput laut. Tak hanya itu, kemudahan berinvestasi juga didukung oleh berbagai fasilitas, yaitu 186 flight perhari, termasuk fasilitas olahraga dan hiburan, seperti lapangan golf.
"Karena masih bersifat penjajakan kita tawarkan semua yang ada, termasuk apa yang kita miliki, seperti perikanan yang sangat besar. Saya melihat potensi kelautan yang masih sangat memungkinkan untuk kita eksplorasi. Kami lebih banyak mengarahkan untuk memanfaatkan potensi perikanan, kelautan, dan potensi air dalam.
Sumber : http://www.ujungpandangekspres.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar