Total Tayangan Halaman

Sabtu, 13 Agustus 2011

Mahaputra "Berbuah" Wisma Negara

Sabtu, 13 Agustus 2011


JAKARTA, FAJAR -- Penghargaan Bintang Mahaputra Utama yang diraih Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo, berbuah manis. Usai menyematkan penghargaan tertinggi militer bagi warga sipil tersebut, Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), langsung menjanjikan pembangunan Wisma Negara kepada Syahrul. Wisma Negara tersebut berlokasi di Centre Point of Indonesia (CPI).

"Tadi waktu dia (SBY, red) sematkan saya. Dia bisikkan, 'kita wujudkan Wisma Negara'. Dia (SBY, red) juga bilang 'kamu percontohan terbaik'. Cukup lama beliau bicara dengan saya. Tidak dengan yang lain," ungkap Syahrul usai menerima Bintang Mahaputra Utama di Istana Negara, Jumat, 12 Agustus.

Selama ini, Wisma Negara yang akan dibangun di CPI sudah dua tahun tak kunjungan mendapat kepastian. Salah satu kendala karena butuh payung hukum berupa Keputusan Presiden (Keppres) RI. Sayang, keppres tersebut itu belum ada. Tak heran, janji SBY mewujudkan Wisma Negara mendapat sambutan luar biasa dari Syahrul.

"Itulah hadiah paling bermakna buat saya. Memang baru isyarat. Tapi saya kira itu akan terwujud. Presiden tidak mungkin main-main. Ini bulan puasa," jelas Syahrul.

Terkait Bintang Mahaputra Utama yang dia terima, Syahrul mengaku tidak pernah membayangkan mendapat penghargaan tersebut. "Sekali lagi ini suprise," ungkap dia.

Kemarin, ada 32 tokoh lain mendapatkan penghargaan berbagai tingkatan di Istana Negara. Untuk kategori Bintang Mahaputra Utama, diterima Syahrul Yasin Limpo, Bibit Waluyo (Gubernur Jawa Tengah), Mayjen (Purn) TNI Syamsul Ma'arif, dan Soekarwo (Gubernur Jawa Timur).

Wali Kota Makassar, Ilham Arief Sirajuddin, juga menerima Tanda Kehormatan Bintang Jasa Utama. Penghargaan ini diterima Ilham bersama tujuh tokoh lain.

Penerima Bintang Mahaputra Utama sendiri memiliki fasilitas plus dari pemerintah. Salah satunya, penerima berhak mendapat fasilitas seperti pahlawan nasional bisa dimakamkan di Taman Makam Pahlawan.

"Saya kira tujuan setiap pejabat itu memang adalah bisa meraih predikat pahlawan karena kalau dia pahlawan artinya dia memberi sesuatu kepada negeri ini," kata Syahrul.

Setelah menerima di Jakarta, seremoni penghargaan masih berlanjut di Makassar. Sejumlah komunitas di Makassar merancang seremoni penyambutan mulai dari Bandara Internasional Sultan Hasanuddin hingga ke Rumah Jabatan Gebernur.

Sementara itu, kepada Ilham Arief Sirajuddin, SBY dilaporkan menitipkan pesan khusus agar terus meningkatkan prestasi. Utamanya dalam mendorong kemajuan besar di Makassar.

Bintang Jasa Utama adalah tanda kehormatan bintang sipil yang derajatnya setingkat di bawah Bintang Mahaputra Utama. Penghargaan ini diberikan atas jasa luar biasa dalam suatu bidang tertentu di luar militer.

Mantan Wakil Presiden RI, HM Jusuf Kalla, juga dilaporkan memberi ucapan selamat kepada Ilham terkait anugerah Bintang Jasa Utama. Kemarin, Jusuf Kalla juga menghadiri penyematan penghargaan di Istana Negara.

Ilham sendiri mengatakan, penghargaan ini merupakan wujud pengakuan negara kepada masyarakat Kota Makassar. "Penghargaan ini bukan milik saya pribadi," ujar Ilham. (aci/yun)


Sumber : http://www.fajar.co.id

Tidak ada komentar:

Posting Komentar