ribun Timur - Selasa, 2 Agustus 2011 23:31 WITA
Laporan: Amrullah Hanafie Humas Pemprov Sulsel Melaporkan dari Makassar
TRIBUN-TIMUR.COM - Wagub Sulsel Agus Arifin Nu`mang menyatakan kesedihannnya ketika menyaksikan berita dan foto gambar lambang partai terlarang di Indonesia dan gambar orang mengencingi Bendara Merah Putih pada dinding bangunan salah satu kampus perguruan tinggi di Makassar, beberapa waktu lalu.
"Saya sedih sekali melihat di media ada orang melakukan perbuatan seperti itu, apalagi gambar orang mengencingi bendera merah putih, itukan (bendera merah putih) simbol negara yang sangat kita banggakan dan cintai," kata Agus saat menerima anggota dan instruktur Pasuka Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Sulsel 2011 di Gedung Kartini Makassar, Selasa (2/8).
Dia juga mengatakan bahwa pemuda harus memiliki jiwa kejuangan dan menghargai jasa pejuang yang telah rela mengorbangkan harta dan jiwa demi mempertahankan Mersh Putih.
Menurut Agus, kemerdakaan yang diperoleh Bangsa Indonesia berbeda dengan kemerdekaan yang diraih bangsa lain.
Di Indonesia kemerdekaan diperoleh dengan cara merebut dari tangan penjajah, sedangkan beberapa negara lain seperli Malaysia, kemerdekaan hanya diperoleh dengan cara pemberian dari penjajah.
"Benderah merah putih itu simbol negara kita, makanya kemerdekaan itu harus betul betul kita hormati, krn kemerdekaan itu diperoleh dan direbut dari tangan penjajah dgn penuh pengorbanan harta dan jiwa," tegas Agus .
74 anggota Paskibraka tingkat Provinsi Sulsel tahun 2011 yang berasal dari 24 kabupaten/kota se Sulsel mengikuti pelatihan Paskibraka yang sudah memasuki hari kedua.
Mantan Ketua DPRD Sulsel itu, meminta kepada pemuda untuk menanamkan rasa cinta tanah air dan rasa tanggung jawab terhadap bangsa. "Kalau pemuda kita tidak menghargai lagi perjuangan bangsanya, maka Indonesia ini akan tinggal kenangan, makanya jiwa kejuangan harus terpatri dalam hati sanubari kita semua," ujar Agus.(*/tribun-timur.com)
TRIBUN-TIMUR.COM - Wagub Sulsel Agus Arifin Nu`mang menyatakan kesedihannnya ketika menyaksikan berita dan foto gambar lambang partai terlarang di Indonesia dan gambar orang mengencingi Bendara Merah Putih pada dinding bangunan salah satu kampus perguruan tinggi di Makassar, beberapa waktu lalu.
"Saya sedih sekali melihat di media ada orang melakukan perbuatan seperti itu, apalagi gambar orang mengencingi bendera merah putih, itukan (bendera merah putih) simbol negara yang sangat kita banggakan dan cintai," kata Agus saat menerima anggota dan instruktur Pasuka Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Sulsel 2011 di Gedung Kartini Makassar, Selasa (2/8).
Dia juga mengatakan bahwa pemuda harus memiliki jiwa kejuangan dan menghargai jasa pejuang yang telah rela mengorbangkan harta dan jiwa demi mempertahankan Mersh Putih.
Menurut Agus, kemerdakaan yang diperoleh Bangsa Indonesia berbeda dengan kemerdekaan yang diraih bangsa lain.
Di Indonesia kemerdekaan diperoleh dengan cara merebut dari tangan penjajah, sedangkan beberapa negara lain seperli Malaysia, kemerdekaan hanya diperoleh dengan cara pemberian dari penjajah.
"Benderah merah putih itu simbol negara kita, makanya kemerdekaan itu harus betul betul kita hormati, krn kemerdekaan itu diperoleh dan direbut dari tangan penjajah dgn penuh pengorbanan harta dan jiwa," tegas Agus .
74 anggota Paskibraka tingkat Provinsi Sulsel tahun 2011 yang berasal dari 24 kabupaten/kota se Sulsel mengikuti pelatihan Paskibraka yang sudah memasuki hari kedua.
Mantan Ketua DPRD Sulsel itu, meminta kepada pemuda untuk menanamkan rasa cinta tanah air dan rasa tanggung jawab terhadap bangsa. "Kalau pemuda kita tidak menghargai lagi perjuangan bangsanya, maka Indonesia ini akan tinggal kenangan, makanya jiwa kejuangan harus terpatri dalam hati sanubari kita semua," ujar Agus.(*/tribun-timur.com)
Sumber : http://makassar.tribunnews.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar