12 Februari 2011
.
MAKASSAR - Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo kemarin menggelar rapat mendadak di ruang kerjanya. Gubernur menekankan agar seluruh program pembangunan, baik yang didanai anggaran daerah maupun pusat, segera diselesaikan agar manfaatnya cepat dirasakan oleh masyarakat.
"Kami sekarang lagi melakukan evaluasi pelaksanaan 2010 dan anggaran 2011, sudah mulai lagi perencanaan 2012," kata Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Provinsi Sulawesi Selatan Tan Malaka Guntur seusai rapat itu.
Selain menekankan percepatan realisasi program pembangunan dalam rapat yang dihadiri kepala satuan kerja perangkat daerah bidang pendidikan, infrastruktur, kehutanan, pertambangan, perikanan, serta seluruh asisten dan anggota staf ahli itu, Gubernur mengingatkan agar program tersebut dilaksanakan sesuai dengan perencanaan dan aturan.
Menurut Tan Malaka, prioritas proyek yang harus rampung itu adalah jalan trans-Sulawesi, wisma negara, dan Stadion Barombong. Gubernur juga menekankan pentingnya sinergi antara program pembangunan pemerintah provinsi dan kabupaten.
Sinergi ini nantinya akan dievaluasi berdasarkan poin-poin arah pembangunan yang tengah dirumuskan oleh Gubernur, seperti mempertahankan pertumbuhan ekonomi pada angka 8-9 persen. Menurut Tan Malaka, evaluasi pembangunan 2010 menunjukkan sejumlah keberhasilan. Data Badan Pusat Statistik menyebutkan, pertumbuhan ekonomi Sulawesi Selatan hingga akhir 2010 mencapai 8,91 persen, jauh lebih baik dibanding pada 2009, sebesar 6,22 persen.
Jumlah pendapatan asli daerah juga mengalami peningkatan, dari Rp 1,3 triliun pada 2009 menjadi Rp 1,4 triliun pada 2010. Angka pengangguran juga bisa ditekan, dari 315 ribu menjadi 299 ribu orang. "Jumlah penduduk miskin juga bisa diturunkan hingga mendekati 10 persen, dari 964 ribu jadi 913 ribu orang," katanya.
Tan Malaka menambahkan, tujuh prioritas rencana kerja pemerintah daerah pada 2011-2012 adalah peningkatan akses pendidikan dan kesehatan, produksi pertanian dan perikanan, pariwisata unggulan, pengembangan industri olahan, peningkatan perdagangan hasil pertanian, perluasan kesempatan kerja, serta pembangunan infrastruktur dan lingkungan hidup. Rancangan awal perencanaan pembangunan ini telah disosialisasi ke seluruh kabupaten dan kota pada rapat kerja Gubernur dengan seluruh kabupaten dan kota pada akhir bulan lalu.
Gubernur juga akan menggelar evaluasi kinerja satuan kerja perangkat daerah pada pertengahan dan akhir tahun ini. "Sekitar bulan lima atau enam ada evaluasi, yang kurang berkinerja akan diberi peringatan dan yang berprestasi diberi penghargaan," kata Sekretaris Daerah Provinsi Andi Muallim. Ia menjelaskan, bentuk peringatan yang akan diberikan adalah dengan menunjukkan kelemahan-kelemahan yang ditemukan pada proses evaluasi. ABDUL AZIS | ANTARA
MAKASSAR - Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo kemarin menggelar rapat mendadak di ruang kerjanya. Gubernur menekankan agar seluruh program pembangunan, baik yang didanai anggaran daerah maupun pusat, segera diselesaikan agar manfaatnya cepat dirasakan oleh masyarakat.
"Kami sekarang lagi melakukan evaluasi pelaksanaan 2010 dan anggaran 2011, sudah mulai lagi perencanaan 2012," kata Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Provinsi Sulawesi Selatan Tan Malaka Guntur seusai rapat itu.
Selain menekankan percepatan realisasi program pembangunan dalam rapat yang dihadiri kepala satuan kerja perangkat daerah bidang pendidikan, infrastruktur, kehutanan, pertambangan, perikanan, serta seluruh asisten dan anggota staf ahli itu, Gubernur mengingatkan agar program tersebut dilaksanakan sesuai dengan perencanaan dan aturan.
Menurut Tan Malaka, prioritas proyek yang harus rampung itu adalah jalan trans-Sulawesi, wisma negara, dan Stadion Barombong. Gubernur juga menekankan pentingnya sinergi antara program pembangunan pemerintah provinsi dan kabupaten.
Sinergi ini nantinya akan dievaluasi berdasarkan poin-poin arah pembangunan yang tengah dirumuskan oleh Gubernur, seperti mempertahankan pertumbuhan ekonomi pada angka 8-9 persen. Menurut Tan Malaka, evaluasi pembangunan 2010 menunjukkan sejumlah keberhasilan. Data Badan Pusat Statistik menyebutkan, pertumbuhan ekonomi Sulawesi Selatan hingga akhir 2010 mencapai 8,91 persen, jauh lebih baik dibanding pada 2009, sebesar 6,22 persen.
Jumlah pendapatan asli daerah juga mengalami peningkatan, dari Rp 1,3 triliun pada 2009 menjadi Rp 1,4 triliun pada 2010. Angka pengangguran juga bisa ditekan, dari 315 ribu menjadi 299 ribu orang. "Jumlah penduduk miskin juga bisa diturunkan hingga mendekati 10 persen, dari 964 ribu jadi 913 ribu orang," katanya.
Tan Malaka menambahkan, tujuh prioritas rencana kerja pemerintah daerah pada 2011-2012 adalah peningkatan akses pendidikan dan kesehatan, produksi pertanian dan perikanan, pariwisata unggulan, pengembangan industri olahan, peningkatan perdagangan hasil pertanian, perluasan kesempatan kerja, serta pembangunan infrastruktur dan lingkungan hidup. Rancangan awal perencanaan pembangunan ini telah disosialisasi ke seluruh kabupaten dan kota pada rapat kerja Gubernur dengan seluruh kabupaten dan kota pada akhir bulan lalu.
Gubernur juga akan menggelar evaluasi kinerja satuan kerja perangkat daerah pada pertengahan dan akhir tahun ini. "Sekitar bulan lima atau enam ada evaluasi, yang kurang berkinerja akan diberi peringatan dan yang berprestasi diberi penghargaan," kata Sekretaris Daerah Provinsi Andi Muallim. Ia menjelaskan, bentuk peringatan yang akan diberikan adalah dengan menunjukkan kelemahan-kelemahan yang ditemukan pada proses evaluasi. ABDUL AZIS | ANTARA
Sumber : http://www.skyscrapercity.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar