Total Tayangan Halaman

Kamis, 03 Maret 2011

SULSEL DAPAT JATAH ALOKASI KUOTA GAS SEBESAR 20 MMSCFD DAN DAPAT

Kamis, 03 Maret 2011 - 04:36:34 WIB

Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Irman Yasin Limpo, Selasa, 01 Maret 2011 di ruang kerjanya mengatakan bahwa Badan Pengatur Minyak dan Gas (BP Migas) setuju mengalokasikan kuota gas bumi sebesar 20 million metric standard cubic per day (MMSCFD) untuk dikelola Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan menyusul adanya desakan pengalokasian gas PT Energy Sengkang  di Kabupaten Wajo. Tim ini sudah menggelar pertemuan dengan Badan Pengatur Minyak dan Gas di Jakarta dan dalam rapat itu disepakati bahwa Sulawesi Selatan diberikan alokasi sekitar 20 MMSCFD dari yang diminta 40 MMSCFD. Dari alokasi yang diberikan Badan Pengatur Minyak dan Gas tersebut, kuat kemungkinan 5 MMSCFD akan dipergunakan memenuhi kebutuhan program city gas sesuai keinginan Gubernur Sulawesi Selatan, selebihnya akan diatur Pemprov Sulawesi Selatan sesuai daerah yang membutuhkan.
Lanjut dikatakan, alokasi yang diberikan dari Badan Pengatur Minyak dan Gas, pihak Pemprov tidak akan mengambil keuntungan dari pembagian tersebut. Pemprov hanya mengatur pembagian gas sesuai manfaat dan pengembangannya. Irman juga mengimbau baik instansi pemerintah maupun asosiasi dan stakeholder, sebaiknya dilakukan koordinasi dalam hal pengalokasian, jangan main sendiri-sendiri sesuai yang  sudah  dibentuk Tim Gubernur Sulawesi Selatan,  Syahrul Yasin Limpo yang akan terus berjuang untuk mendapatkan pengalokasian gas seperti yang dituntut sebelumnya. Tim ini juga kembali akan menggelar pertemuan dengan Badan Pengatur Minyak dan Gas hingga diberikan alokasi seperti yang diharapkan.
Pada pertengahan  bulan Maret nanti, Sulawesi Selatan akan mendapatkan pasokan listrik 10 megawatt (MW) seiring  dengan dioperasikannya pembangkit listrik tenaga air (PLTA) yang dibangun di perbatasan Kabupaten Gowa dan Sinjai yang akan direslisasikan kapasitas listrik mencapai 10 MW. Hal ini tentunya diharapkan bisa menutupi kekurangan listrik di daerah ini. Proyek pembangkit listrik tenaga air Sungai Tangka ini dibangun atas prakarsa investor asal Negara Eropa dengan Pemprov Sulawesi Selatan yang peresmiannya  akan dilakukan langsung oleh Gubernur Sulawesi Selatan. 

Sumber : http://www.sulsel.go.id 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar