MAKASSAR,UPEKS--Badan Urusan Logistik (Bulog) Sulsel menargetkan stok beras hingga 370 ribu ton di senpajang 2011.
Selain itu, Sulsel diharapkan menyerap beras di daerah ini hingga 2,4 juta ton atau sekitar 80 persen dari stok beras secara nasional. "Bulan ini kami akan menyasar lima daerah di luar Sulsel.
Kami saat ini cuma mengakomodasi sekitar 10 persen jumlah produksi beras di Sulsel yang masuk ke Bulog Regional, dimana target penyediaan beras sebanyak 370 ribu ton," ujar Sutarto Alimoeso, Direktur Utama Bulog Regional Sulsel, belum lama ini. Dia menyebutkan, Bulog Regional Sulsel telah berhasil menyuplai beras di 19 provinsi, di kawasan timur Indonesia.
" Pada posisi di tahun 2010 lalu, daerah yang kami jangkau dalam penyuplaian persiapan ketahanan pangan ada sekitar 16 provinsi dan di tahun 2011 ini kami menambah tiga provinsi yang akan menyerap padi Sulsel," ungkapnya.
Semerntara itu, untuk daerah yang memiliki produksi padi yang cukup besar berada pada 4 kabupaten di Sulsel dan satu kabupaten dari Sulbar. "Olehnya itu, kami juga akan terus melakukan pembinaan terhadap Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) yang berada di di sembilan kabupaten yang menjadi daerah penyuplai beras bulog yang terbesar," jelasnya.
Disisi lain, Sutarto Alimoeso menambahkan, Sulsel di tahun 2010 lalu merupakan salah satu daerah yang memilikin stok beras yang terbesar di nusantara. Hingga April berada pada posisi 11 dari penyedia stok beras secara nasional.
Selain itu, Sulsel diharapkan menyerap beras di daerah ini hingga 2,4 juta ton atau sekitar 80 persen dari stok beras secara nasional. "Bulan ini kami akan menyasar lima daerah di luar Sulsel.
Kami saat ini cuma mengakomodasi sekitar 10 persen jumlah produksi beras di Sulsel yang masuk ke Bulog Regional, dimana target penyediaan beras sebanyak 370 ribu ton," ujar Sutarto Alimoeso, Direktur Utama Bulog Regional Sulsel, belum lama ini. Dia menyebutkan, Bulog Regional Sulsel telah berhasil menyuplai beras di 19 provinsi, di kawasan timur Indonesia.
" Pada posisi di tahun 2010 lalu, daerah yang kami jangkau dalam penyuplaian persiapan ketahanan pangan ada sekitar 16 provinsi dan di tahun 2011 ini kami menambah tiga provinsi yang akan menyerap padi Sulsel," ungkapnya.
Semerntara itu, untuk daerah yang memiliki produksi padi yang cukup besar berada pada 4 kabupaten di Sulsel dan satu kabupaten dari Sulbar. "Olehnya itu, kami juga akan terus melakukan pembinaan terhadap Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) yang berada di di sembilan kabupaten yang menjadi daerah penyuplai beras bulog yang terbesar," jelasnya.
Disisi lain, Sutarto Alimoeso menambahkan, Sulsel di tahun 2010 lalu merupakan salah satu daerah yang memilikin stok beras yang terbesar di nusantara. Hingga April berada pada posisi 11 dari penyedia stok beras secara nasional.
Sumber;/www.ujungpandangekspres.comJumat, 13-05-2011/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar