MAKASSAR,UPEKS--Pemerintah Provinsi terus mengenjok produksi kopi
Arabika dan Robusta, menjadi salah satu komoditi unggulan perkebunan
yang diminati oleh beberapa negara di dunia. Saat ini hasil produksi
kopi Arabika yang memiliki luas areal tanam kopi cukup besar.
"Kopi Arabika dan Robusta merupakan salah satu komoditi yang diminati beberapa negara. Untuk kopi Arabika memiliki nilai ekspor sekita 25,3 juta USD dan untuk Robusta sebanyak 119.340 USD," ujarnya
Muli, Staf Data Statistik Dinas perkebunan Sulsel, belum lama ini.
Luas lahan yang ditanami dua komoditi unggulan ini 35.536 ribu hektare, dengan jumlah hasil produksi mencapai 70,412 ribu ton. "Karena besarnya permintaan ekspor kopi Arabika dan Robusta, kami mengajak para petani kopi untuk terus meningkatkan kualitas kopi. Kami juga tetap melakukan sistem pendampingan yang dilakukan oleh dinas perkebunan di setiap daerah," ungkapnya.
"Kopi Arabika dan Robusta merupakan salah satu komoditi yang diminati beberapa negara. Untuk kopi Arabika memiliki nilai ekspor sekita 25,3 juta USD dan untuk Robusta sebanyak 119.340 USD," ujarnya
Muli, Staf Data Statistik Dinas perkebunan Sulsel, belum lama ini.
Luas lahan yang ditanami dua komoditi unggulan ini 35.536 ribu hektare, dengan jumlah hasil produksi mencapai 70,412 ribu ton. "Karena besarnya permintaan ekspor kopi Arabika dan Robusta, kami mengajak para petani kopi untuk terus meningkatkan kualitas kopi. Kami juga tetap melakukan sistem pendampingan yang dilakukan oleh dinas perkebunan di setiap daerah," ungkapnya.
Sumber:Jumat, 13-05-2011
Tidak ada komentar:
Posting Komentar