Menteri BUMN Mustafa Abubakar (dua kiri), Dirut Garuda Indonesia Emirsyah Satar (tiga kanan), dan Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo, saat meresmikan Kota Makassar sebagai Pusat Distribusi (hub) untuk wilayah Indonesia Timur, di halaman Rujab Gubernur Sulsel, Makassar, tadi malam.
MAKASSAR– Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo mengusulkan rute Makassar-Jedah kepada PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk untuk melayani masyarakat Sulsel yang hendak berangkat umrah. Berdasarkan data Kementerian Agama, jamaah asal Sulsel yang berangkat umrah cukup signifikan dibandingkan daerah lain dan setiap tahunnya mengalami peningkatan.
Hal ini disampaikan Syahrul Yasin Limpo usai peresmian “Kota Makassar sebagai Pusat Distribusi (hub)” untuk wilayah Indonesia Timur yang dilakukan bersama Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Mustafa Abubakar dan Direktur Utama PT Garuda Indonesia Emirsyah Satar di Rumah Jabatan Gubernur,tadi malam.
Makassar adalah kota ketiga yang ditetapkan sebagai pusat distribusi (hub) setelah Jakarta dan Denpasar. “Diharapkan ada penerbangan dari Makassar ke Jeddah.Jumlah masyarakat Sulsel yang berangkat umrah cukup signifikan dan terus meningkat,”kata Syahrul. Mantan Bupati Gowa ini mengungkapkan, jika perusahaan milik negara ini bersedia, kemungkinan akan dibuka Konjen di Makassar dalam rangka pengurusan visa.
Sebagai bentuk keseriusan atas rencana tersebut,Pemprov Sulsel berencana akan berangkat ke Jeddah 23 Juni mendatang untuk menjajaki kemungkinan ini. Syahrul optimistis rute Makassar-Jeddah dibuka.Apalagi, kata dia, Makassar memiliki Bandara Internasional Sultan Hasanuddin yang saat ini terdapat 86 penerbangan. Selain Jeddah,dia berharap rute internasional lainnya juga bisa dibuka tahun ini.
Direktur Utama PT Garuda Indonesia Emirsyah Satar menyambut baik usulan Pemprov Sulsel untuk membuka rute Makassar-Jeddah. Dia mengatakan, setelah Makassar ditetapkan sebagai pusat distribusi (hub) untuk wilayah Indonesia Timur, beberapa rute lainnya bisa dikembangkan ke depan. Bahkan, pihak Garuda siap membuka beberapa penerbangan internasional lainnya.
“Kami menyambut baik keinginan Pak Gubernur. Saat ini belum ada pesawat yang bisa melayani rute itu. Tapi kami akan upayakan ke depan,”kata Emirsyah Satar. Dia mengatakan, dalam waktu yang tidak lama,rencana tersebut bisa terealisasi.Apalagi, telah ada hanggar perawatan pesawat di lokasi Bandara Sultan Hasanuddin.
Tadi malam, Direktur Utama PT Garuda Maintenance Facity AeroAsia (GMF-AA) Richard Budihadianto dengan Direktur Utama PT Angkasa Pura I (PAPI) Tommy Soetomo telah menandatangani kerja sama dalam bidang pemanfaatan hanggar di lokasi bandara. Kerja sama pengembangan hanggar perawatan di Bandara Makassar tersebut merupakan upaya untuk mendukung bandara Makassar sebagai bandara tersibuk selain Jakarta,yang memiliki frekuensi penerbangan yang meningkat hampir tiga kali lipat.
Dia mengatakan, nantinya perawatan pesawat yang bersifat ringan dan menengah tidak perlu lagi dilaksanakan di Jakarta, namun dapat dilaksanakan di hanggar GMF-AA di Bandara Makassar. Ke depan, Garuda akan melayani penerbangan dari Makassar ke 13 kota tujuan di domestik dan internasional,yaitu Ambon,Balikpapan,Biak,Denpasar, Jakarta, Jayapura,Palu, Surabaya, Gorontalo, Manado, Ternate,Timika, dan Singapura.
“Merupakan bagian dari program pengembangan jaringan (network) dan rute penerbangan Garuda khususnya di wilayah timur Indonesia,serta sebagai upaya untuk mendukung program percepatan ekonomi nasional yang dicanangkan oleh pemerintah melalui Konsep Pembangunan Enam Koridor Ekonomi Nasional,” katanya.
Emirsyah Satar mengungkapkan, sesuai perkembangan pasar dan peningkatan ekonomi di berbagai kawasan, Garuda mengembangkan jaringan penerbangannya bagi peningkatan pelayanan kepada para pengguna jasa.“Mengingat Kota Makassar tumbuh sangat cepat sebagai kota bisnis dan posisi Makassar yang sangat strategis di kawasan timur Indonesia.
Maka hari ini Garuda membuka Makassar sebagai hub untuk wilayah timur Indonesia, untuk meningkatkan mobilitas masyarakat di kawasan ini bagi peningkatan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,”katanya. Dia mengatakan, Makassar sebagai hub untuk wilayah Indonesia Timur ini sekaligus mendukung program pemerintah dalam masterplanpercepatan dan perluasan pembangunan ekonomi Indonesia (MP3EI) 2011-2025, khususnya koridor ekonomi Sulawesi yang dicanangkan sebagai pusat produksi dan pengolahan hasil pertanian, perkebnunan, perikanan dan pertambangan nikel nasional.
Koridor ekonomi Sulawesi disiapkan menjadi garis depan ekonomi nasional terhadap pasar Asia Timur,Australia,dan Amerika. Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Mustafa Abubakar mengatakan, penetapan Makassar sebagai hub di wilayah Indonesia Timur saat ini merupakan momentum yang sangat tepat.
Penatapan ini dapat mendorong peningkatan perekonomian di Makassar dan wilayah Indonesia Timur lainnya.“ Dengan penetapan ini maka kerja sama koordinasi antara pemerintah, dunia usaha dan BUMN akan semakin baik dalam mengejar target pertumbuhan nasional sesuai masterplan percepatan dan perluasan pembangunan ekonomi Indonesia (MP3EI) 2011-2025,” katanya.
Makassar-Singapura
Penerbangan Makassar-Singapura akan dilaksanakan mulai hari ini. Selanjutnya, akan melayani penerbangan setiap hari dengan menggunakan pesawat sub-100 (B737- 500) dengan kapasitas kursi 12 kelas bisnis dan 84 kelas ekonomi. Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo akan berangkat ke Singapura pada penerbangan perdana Garuda Singapura- Makassar.
Pada kegiatan tersebut, gubernur juga mengajak unsur Muspida Pemprov diantaranya Pangdam VII Wirabuana, Kapolda Sulselbar,Lantamal Makassar, dan beberapa bupati. Selain itu, beberapa Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dalam hal ini Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Holtikultura,dan Kepala Dinas Perhubungan juga akan ikut ke singapura.
Sebelum berangkat ke Singapura, rencananya akan digelar inaugurasi dan launching yang ditandai dengan pengguntingan pita dan pelepasan oleh Menteri BUMN Mustafa Abubakar didampingi pejabat dari kementerian perhubungan di Bandara Hasanuddin. Keberangkatan Gubernur beserta unsur muspida, bupati dan kepala dinas juga dalam rangka menghadiri sejumlah kegiatan yang diselenggarakan oleh pemerintah Singapura dan Malaysia.
Kepala BPPMD Irman Yasin Limpo mengatakan, selama di Crown Plaza. Selain itu,KetuaDPD I Partai Golkar itu akan bertemu Kedubes RI untuk Singapura untuk membicarakan rencana kerja sama bidang kesehatan dan program magang tenaga kesehatan Sulsel.syamsu rizal/andi amriani
Wednesday, 01 June
2011
Sumber : http://www.seputar-indonesia.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar