Rabu, 01-06-2011
MAKASSAR,UPEKS-- Pemerintah Sulsel terus melakukan perluasan areal
tanam kelapa sawit untuk dapat meningkatkan jumlah produksinya.
Berdasarkan data statistik Dinas perkebunan Sulsel menyebutkan, luas
areal tanam kelapa sawit yang dikelola oleh rakyat di tahun 2010
mencapai, 10.794 hektare dengan volume produksi mencapai 92.711 ton
Tandang Buah Segar (TBS). Produksi itu diperoleh dari empat kabupaten
yang menjadi sentra kelapa sawit di Sulsel.
Staf Pendataan Dinas Perkebunan Sulsel, Muli, menyebutkan, untuk kelapa sawit masih dikuasi oleh perkebunanan rakyat dan hasilnya nanti akan dikelola oleh PTPN XIV.
Di tempat terpisah Kepala Arun M Sh, humas PTPN XIV mengatakan, untuk luas areal tanam kelapa sawit pada tahun 201 lalau mencapai sekitar 22.448 hektare dari dua dua areal yakni inti dana plasma, untuk inti saja mencaku areal 9.921 hektar dan plasma yang juga perkebunan rakyat mencapai 12.448 hektare di tahun 2010 dengan volume produksi yang cukup besar 148.936 ribu ton TBS.
" Di tahun 2011 ini laus areal tanan kelapa sawit mengalami peningkatan areal, yakni untuk plasma sekitar 12 ribu hektar lebih, dan untuk initi tidak mengalami perluasan areal tanam" katanya.
Ia menambahkan, dari peningkatan luas areal tersebut di harapkan akan dapat meningkatkan jumlah produksi kelapa sawit di tahun ini sebesar 199.490 hektar, yang terdapat di dua kabupaten yakni Lutim dan Luwu.
Di mana ada empat provinsi yang memiliki nilai potensi pengelolaan kelapa sawit cukup besar, dan dikelolah PTPN XIV, dari kempat provinsi tersebut Sulsel lah yang memiliki nilai produksi yang cukup tinggi dari provinsi lain.
" Dengan penambahan luas areal kelapa sawit kami optimis akan rencana produksi kelapa sawit di tahun ini akan dapat tercapai, melihat dari kondisi lapangan atau pengelolaan kelapa sawit yang memiliki volume produksi mencapai 35 ton TBS dalam per jamnya" katanya.
Staf Pendataan Dinas Perkebunan Sulsel, Muli, menyebutkan, untuk kelapa sawit masih dikuasi oleh perkebunanan rakyat dan hasilnya nanti akan dikelola oleh PTPN XIV.
Di tempat terpisah Kepala Arun M Sh, humas PTPN XIV mengatakan, untuk luas areal tanam kelapa sawit pada tahun 201 lalau mencapai sekitar 22.448 hektare dari dua dua areal yakni inti dana plasma, untuk inti saja mencaku areal 9.921 hektar dan plasma yang juga perkebunan rakyat mencapai 12.448 hektare di tahun 2010 dengan volume produksi yang cukup besar 148.936 ribu ton TBS.
" Di tahun 2011 ini laus areal tanan kelapa sawit mengalami peningkatan areal, yakni untuk plasma sekitar 12 ribu hektar lebih, dan untuk initi tidak mengalami perluasan areal tanam" katanya.
Ia menambahkan, dari peningkatan luas areal tersebut di harapkan akan dapat meningkatkan jumlah produksi kelapa sawit di tahun ini sebesar 199.490 hektar, yang terdapat di dua kabupaten yakni Lutim dan Luwu.
Di mana ada empat provinsi yang memiliki nilai potensi pengelolaan kelapa sawit cukup besar, dan dikelolah PTPN XIV, dari kempat provinsi tersebut Sulsel lah yang memiliki nilai produksi yang cukup tinggi dari provinsi lain.
" Dengan penambahan luas areal kelapa sawit kami optimis akan rencana produksi kelapa sawit di tahun ini akan dapat tercapai, melihat dari kondisi lapangan atau pengelolaan kelapa sawit yang memiliki volume produksi mencapai 35 ton TBS dalam per jamnya" katanya.
Sumber : http://www.ujungpandangekspres.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar