Total Tayangan Halaman

Selasa, 21 Juni 2011

Sulsel Miliki Institut Seni dan Budaya

MAKASSAR – Pemprov Sulsel dan Kementerian Pendidikan Nasional (Mendiknas) akan mendirikan Institut Seni dan Budaya Indonesia (ISBI) di Kota Makassar.

Kampus ISBI diklaim sebagai yang pertama di kawasan timur Indonesia (KTI). Institut ini rencananya menerima pendaftaran mahasiswa angkatan pertama pada 2012. Sebagai tahap awal, Pemprov akan menempatkan kampus ini di Benteng Rotterdam. Benteng tersebut dianggap memiliki fasilitas, khususnya di bidang seni dan budaya. “Ini rahmat bagi Indonesia bagian timur dan Sulsel.

Apa pun akan saya lakukan untuk pendidikan. Kami akan siapkan Benteng Rotterdam sebagai lokasinya.Di sana ada panggung teater serta dilengkapi laboratorium seni dan budaya,” kata Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo,kemarin. Meski demikian, lokasi kampus tersebut hanya untuk sementara sambil mencari lokasi yang paling strategis sebagai Kampus ISBI di Kota Makassar.

Yang jelas,dia menggaransi institut ini akan menerima mahasiswa baru tahun depan. “Insya Allah tahun depan ISBI sudah bisa terima mahasiswa. Saya akan siapkan segalanya. Saya diperintahkan Mendiknas dan Gubernur sanggup melaksanakannya.Di Rotterdam, kami sambil didik mahasiswa juga langsung bisa praktik.

Daripada lokasi mubazir,” katanya di Gedung Celebes Convention Centre (CCC) Makassar. Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Sulsel Patabai Pabokori menyambut positif rencana pendirian ISBI tersebut. Jika di beberapa kota di Indonesia hanya Institut Seni Indonesia (ISI),tapi yang akan didirikan di Makassar akan digabungkan dengan ilmu budaya. “Ini tentu pertama di Indonesia dengan digabungkan ilmu Budaya.

Pada tahap awal ini, kami akan bentuk panitia dan melakukan studi banding ke Bali dan Yogyakarta untuk mempelajari secara langsung kampus ISI di sana.Paling lambat kampus ini rampung tahun depan,” ujar dia saat dihubungi via ponsel. Kesiapan Pemprov Sulsel mendirikan Kampus ISBI,setelah Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) Mohammad Nuh meminta langsung di hadapan Gubernur untuk membangun kampus di Makassar.

Hal ini mengingat belum satu pun kampus serupa dibangun di KTI. Nuh menuturkan, institut seni di Indonesia hanya berada di Kota Denpasar,Padang,Yogyakarta, Solo, serta Kota Bandung. Di Makassar, Manado, Papua,serta kota lain di KTI,belum satu pun yang memilikinya. “Kokbelum ada institut seni Indonesia di Indonesia timur? Saya sangat senang sekali kalau Provinsi Sulsel mengambil inisiatif mendirikan institut seni, kalau bisa ditambah budaya.

Potensi yang luar biasa di Sulsel,Papua,Maluku,dan Manado itu terus didorong sebagai bagian kekayaan bangsa kita,” tandasnya,kemarin. Mantan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) ini meminta kampus tersebut didirikan di Kota Makassar serta meminta Pemprov segera mengirim surat usulan ke Pemerintah Pusat.

Kemendiknas, kata Nuh,menjamin segera mengeluarkan surat izin pembangunan ISBI. “Kami akan dukung ini.Mulai pengeluaran surat izin penyelenggaraan institut. Kami juga akan berikan dukungan. Dosen bisa diutus langsung dari kementerian,”tandasnya. Seputar Indonesia-wahyudi.

Sumber : http://www.makassarterkini.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar